Narkoba

Razia Tempat Hiburan Malam di Depok, Perempuan Pemandu Lagu Positif Narkoba

Dalam razia di sebuah tempat karaoke di pusat Kota Depok, petugas menggelar tes urine kepada sekitar 20 perempuan pemandu lagu.

Razia Tempat Hiburan Malam di Depok, Perempuan Pemandu Lagu Positif Narkoba
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Petugas gabungan dari Kepolisian Resort Kota Depok, TNI, Satpol PP Depok, BNNK Depok dan unsur lainnya, saat merazia sedikitnya lima tempat hiburan malam berupa tempat karaoke, cafe, serta tempat hiburan malam lain di Kota Depok, Kamis (25/5/2017) dinihari. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Razia petugas gabungan dari Kepolisian Resort Kota (Polresta) Depok, TNI, Satpol PP Depok, BNNK Depok dan unsur lainnya, menyasar sedikitnya lima tempat hiburan malam berupa tempat karaoke, cafe, serta hiburan malam lain di Kota Depok, Kamis (25/5/2017) dinihari.

Dalam razia di sebuah tempat karaoke di pusat Kota Depok, petugas menggelar tes urine kepada sekitar 20 perempuan pemandu lagu.

Hasilnya seorang diantaranya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis ganja.

Petugas gabungan dari Kepolisian Resort Kota Depok, TNI, Satpol PP Depok, BNNK Depok dan unsur lainnya, saat merazia sedikitnya lima tempat hiburan malam berupa tempat karaoke, cafe, serta tempat hiburan malam lain di Kota Depok, Kamis (25/5/2017) dinihari.
Petugas gabungan dari Kepolisian Resort Kota Depok, TNI, Satpol PP Depok, BNNK Depok dan unsur lainnya, saat merazia sedikitnya lima tempat hiburan malam berupa tempat karaoke, cafe, serta tempat hiburan malam lain di Kota Depok, Kamis (25/5/2017) dinihari. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Hal itu dikatakan Wakapolresta Depok AKBP Faizal Ramadhani, yang memimpin operasi razia menjelang Ramadan ini, Kamis (25/5/2017).

"Dari tes urine kepada para pemandu lagu di tempat hiburan malam yang kami gelar operasi, satu orang dinyatakan positif narkoba jenis ganja," katanya.

Saat ini kata dia, sang pemandu lagu masih dalam pemeriksaan intensif Satresnarkoba Polresta Depok untuk mengungkap pemasok ganja kepada yang bersangkutan.

"Dari razia ini, sudah tidak ada lagi tempat hiburan malam yang menjual miras di luar ketentuan," katanya.

Faizal mengatakan razia ini digelar untuk menyambut datangnya bulan Ramadan agar masyarakat Depok lebih nyaman menjalani bulan puasa.

Operaso serupa katanya akan digelar kembali sewaktu-waktu dam secara mendadak di saat bulan Ramadan sampai Hari Raya Idul Fitri mendatang.

"Ini dilakukan agar warga Depok lebih nyaman menjalankan ibadah puasa serta menjaga wilayah hukum Polresta Depok bebas dari peredaran miras, narkoba, serta penyakit masyarakat seperti PSK," kata Faizal.

Menurutnya dalam operasi Kamis dinihari itu sedikitnya 130 personel gabungan diturunkan ke sejumlah tempat hiburan malam di Depok.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved