Bom Kampung Melayu

Bantah Kecolongan, Polri Mengaku Sudah Siaga Usai Bom di Manchester dan Filipina

Kedua pelaku diduga menggunakan bom panci yang disimpan di dalam ransel seperti serangan di Bandung pada beberapa waktu lalu.

Bantah Kecolongan, Polri Mengaku Sudah Siaga Usai Bom di Manchester dan Filipina
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Polisi berjaga dan melakukan olah TKP diduga bom di sekitar Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam. 

WARTA KOTA, KAMPUNG MELAYU - Polri menduga bom bunuh diri di Kampung Melayu merupakan rangkaian serangan global yang sebelumnya terjadi dalam konser Ariana Grande di Manchester, Inggris, dan serangan ke Kota Marawi, Filipina Selatan pada Selasa (23/5/2017).

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyampaikan, sebenarnya pihak Kepolisian Republik Indonesia telah membaca dan mengantisipasi potensi serangan serupa terjadi di Indonesia. Namun, Polri kesulitan mendeteksi waktu dan pelaksanaan serangan tersebut.

"Rekan-rekan tahu, ada kejadian global di Manchester saat show penyanyi Adriana Grande terjadi ledakan. Kemudian di negara tetangga kita, Filipina, kelompok ISIS menyerang Kota Marawi. Oleh karena itu, sebenarnya kami juga sudah siap-siap, tapi tak bisa memastikan kapan dan mana yang jadi serangannya," kata Setyo di lokasi ledakan bom Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017) dini hari.

Baca: BREAKING NEWS: 19 Orang Tewas Akibat Ledakan di Konser Ariana Grande di Manchester

Menurut Setyo, dengan begitu, kejadian bom di Kampung Melayu bukan berarti kepolisian Indonesia "kecolongan".

"Tidak (kecolongan). Kami sudah tahu (potensi serangan di Indonesia). Tapi tak bisa memastikan kapan dan di mana yang jadi sasarannya," tuturnya.

Baca: Bom di Konser Ariana Grande, ISIS Pindahkan Medan Jihad ke Eropa

Serangan bom bunuh diri dari dua pelaku di Halte Bus TransJakarta Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5/2017) malam, mengakibatkan tiga polisi tewas serta lima polisi dan lima warga mengalami luka-luka. Dua pelaku bom bunuh diri tersebut juga tewas dengan tubuh hancur.

Kedua pelaku diduga menggunakan bom panci yang disimpan di dalam ransel seperti serangan di Bandung pada beberapa waktu lalu. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved