Sidang Ahok

Ahok Cabut Banding, Habiburokhman: Mungkin Beliau Sudah Sadar Memang Salah

Politikus Partai Gerindra yang selalu berbeda sikap dengan Ahok ini, menyambut baik langkah hukum terkait terdakwa kasus penodaan agama tersebut.

Ahok Cabut Banding, Habiburokhman: Mungkin Beliau Sudah Sadar Memang Salah
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman 

WARTA KOTA, PALMERAH - Ketua Dewan Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman, memandang baik niat keluarga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencabut memori banding yang diajukan tim kuasa hukum.

Politikus Partai Gerindra yang selalu berbeda sikap dengan Ahok ini, menyambut baik langkah hukum terkait terdakwa kasus penodaan agama tersebut.

"Kami prasangka baik saja, mungkin beliau (Ahok) sudah menyadari apa yang beliau lakukan di Pulau Seribu memang salah, dan hukuman dua tahun dianggap layak," kata Habiburokhman lewat pesan singkat kepada wartawan, Selasa (23/5/2017).

Untuk itu, dirinya juga meminta jaksa penuntut umum (JPU) melakukan hal yang sama.

"Berikutnya JPU hendaknya juga cabut banding, supaya perkara ini bisa segera berkekuatan hukum tetap dan Pak Ahok tenang menjalani hukuman," tuturnya.

Habiburokhman menilai jaksa tidak sejalan jika pihak yang didakwa dan dituntut sudah menerima putusan. Dia juga berharap kasus Ahok dijadikan sebagai pelajaran.

"Agar kita bisa bersatu, saling menghormati dan saling menghargai," ujarnya.

Pencabutan banding itu disampaikan istri Ahok, Veronica Tan, dan tim pengacara Ahok yang datang ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara di gedung eks PN Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (22/5/2017).

Sementara, tim JPU tetap mengajukan banding. Memori banding sudah diserahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Seperti yang sudah disampaikan Kapuspenkum. (Jaksa) sudah menyatakan banding dan sudah menyatakan memori banding," papar Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Robert M Tacoy. (*)

Penulis:
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved