Tim SAR Terus Cari Satu Santri Hilang Terseret Ombak Rancabuaya

Abdul Aziz adalah santri asal Bandung yang sempat terseret ombak dan hilang bersama 4 santri rekannya.

Tim SAR Terus Cari Satu Santri Hilang Terseret Ombak Rancabuaya
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna saat menyerahkan jenazah korban santri terseret ombak atas nama Wisnu Dwi Airlangga ke keluarga korban sebelum dimakamkan, Kamis (18/5/2017) kemarin. 

Sebelum agenda tamasya ini dilakukan, mereka sempat mengikuti ujian tasmi' dan tahfidzul Qur'an.

"Muhammad Syaifullah Abdul Aziz, misalnya, pada bulan Januari lalu tercatat telah berhasil menghafal Al Qur'an sebanyak 7 Juz. Dalam pergaulan sehari-hari pun, mereka sopan dan tidak memiliki catatan pelanggaran berat sama sekali. Termasuk dalam beribadah, mereka termasuk disiplin waktu dimana selalu shalat wajib 5 waktu di masjid," kata Iwan.

Namun rupanya, kata Iwan, Allah berkehendak lain. Peristiwa musibah yang tak terduga tersebut, mengantarkan mereka menuju ke Rahmatullah dalam Syahid di jalan-Nya sebagai penuntut ilmu dan penjaga Al Qur'an. 

"Pesantren Hidayatullah Depok selalu mengharapkan doa dan dukungan dari berbagai pihak atas musibah ini dan berupaya semaksimal mungkin mengatasi situasi berat ini. Kami Insya Allah bertanggungjawab atas musibah ini. Semoga Allah Subhanahu Wata’ala memudahkan dan memberikan maunah-Nya kepada kita," kata Iwan.

Iwan juga membantah pemberitaan yang menyebutkan bahwa para santrinya berenang di Pantai cidora, Rancabuaya, Garut, sehingga mengakibatkan 5 dari 13 santrinya terseret ombak dan hilang, Selasa (16/5/2017) lalu.

Menurut Iwan para santrinya itu hanya berswa foto di bibir Pantai Cidora.

"Saat itulah tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret 13 santri kami. Sebanyak 8 santri berhasil selamat sementara lima sempat hilang," kata Iwan.

Iwan menuturkan kepastian bahwa para santrinya itu tidak berenang di Pantai Cidora berdasarkan dari keterangan salah satu santrinya yang berhasil selamat.

"Jadi para santri kami tahu bahwa di sana memang tidak boleh berenang seperti plang yang ada di pantai itu. Sehingga mereka hanya berswa foto saja, tetapi takdir berbicara lain dan ombak menyeret mereka," kata Iwan.

Ia mengatakan ada 13 santri yang sempat tergulung ombak.

Sebanyak 8 santri berhasil selamat sementara 5 santri lainnya hilang.

Kemudian 4 santri berhasil ditemukan meski dalam kondisi tak bernyawa dan satu santri lagi masih terus dalam pencarian Tim SAR.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved