Breaking News:

Sebelum Membakar Rumahnya, Fauzi Mengaku Dapat Bisikan Gaib Seperti Ini

Beralasan mendapat bisikan gaib, Fauzi membakar rumahnya sendiri pada Minggu (14/5) siang.

Penulis: Feryanto Hadi | Editor: Andy Pribadi
Warta Kota/Feryanto Hadi
Rumah yang dibakar Fauzi, 

WARTA KOTA, PANCORAN -- Entah apa yang ada di pikiran Fauzi Muktar (45). Beralasan mendapat bisikan gaib, ia membakar rumahnya sendiri pada Minggu (14/5) siang. Selain rumahnya yang kini menyisakan puing, dua rumah lain milik para saudaranya juga ludes terbakar.

Keluarga besar Fauzi awalnya beraktifitas seperti biasa pada siang itu, sekitar pukul 11.15. Mereka berkumpul dan bercengkerama di teras rumah. Namun, ketika kakak perempuan Fauzi bernama Muzainah (50) masuk ke dalam rumah, ia menemukan asap yang sudah mengepul. Ketika ia berjalan ke arah dapur, betapa kagetnya ia ketika melihat api sudah berkobar melalap sejumlah perabotan. Tak lama, ia mendengar ledakan dahsyat. Tabung gas meledak.

Muzainah berlari sambil berteriak, memancing para tetangganya untuk berkumpul di rumahnya. Namun kobaran api sudah terlanjur besar bahkan merembet ke dua rumah di sisi kiri dan kanan. Warga bahu membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas kebakaran.

"Semuanya panik. Rumah itu terletak di kawasan padat. Kami takut api membakar seluruh kampung makanya kami berusaha memadamkan semampu kami," kata Suzana, Ketua RT 09/08 Kelurahan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan ditemui di sekitar lokasi kejadian, Senin (15/5).

Tak lama kemudian, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran datang. Api pun berhasil dipadamkan sekira pukul 12.15.

Usai kejadian, keluarga dan warga mencari keberadaan Fauzi. Mereka sudah menaruh curiga terhadap Fauzi, sebab pada saat kejadian hanya Fauzi yang berada di dalam rumah. Namun Fauzi muncul dengan pembawaan santai. Saat diintrograsi polisi, awalnya Fauzi hanya bilang sebelumnya ia memasak kemudian ia pergi ke warung. Ia mengaku tak tahu apa penyebab kebakaran.

Namun dengan tenang polisi kembali bertanya kepada Fauzi. Dan jawaban Fauzi sungguh mengejutkan. Fauzi bilang bahwa semua manusia akan mati, maka ia membakar rumahnya.

"Dia akhirnya mengaku bahwa dia yang bakar rumahnya. Memang, sebelumnya keluarganya juga sudah pada curiga," kata Suzana.

Gangguan mental

Di lingkungan perkampungan, Fauzi dikenal sebagai pria kemayu. Ia tidak menikah hingga usia 45 tahun. Suzana bilang, sikap Fauzi mulai aneh ketika ibu kandungnya meninggal sekitar tiga tahun silam.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved