Peluru Brimob yang Diduga Digunakan untuk Bunuh Diri Itu Menembus Kepala
Luka tembak tersebut, dari atas pelipis kanan tembus ke belakang kiri kepala. Darah pun berceceran di sekitar kepala.
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, SEMANGGI -- Peluru yang menewaskan Bripka Teguh Dwiyatno (45), anggota Anggota Brimob DEN A Sat III Pelopor bagian logistik, menembus kepalanya.
Korban ditemukan tewas di Asrama Brimob Kedaung Blok C, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (15/5/2017) pukul 07.00.
Dari data yang dihimpun Warta Kota, setelah cek Tempat Kejadian Perkara (TKP), terdapat luka tembak di kepala korban.
Luka tembak tersebut, dari atas pelipis kanan tembus ke belakang kiri kepala.
Darah pun berceceran di sekitar kepala.
Salah satu saksi, perwira Brimob Kedaung, Iptu Nusrishadi atau Hadi, korban diketahui hendak berangkat apel Resimen di Kelapa Dua Depok.
Barang bukti yang diamankan antara lain, pakaia dinas yang dikenakan, sekumpukan kunci di tangan sebelah kiri 10 buah, senjata api genggam Revolver CDS nomor 683031, empat butir peluru aktif, satu buah timah atau proyektil, dan lainnya.
Ketika dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyidikan.
"Kami masih melakukan penyidikan. Termasuk senjata yang digunakan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (15/5/2017).
Pihaknya akan mencari akar permasalahan yang dialami korban tersebut.
Salah satunya dengan menugaskan psikolog untuk menyelidikinya.
"Tentunya kita akan mencari dan melihat permasalahan apa yang di anggota. Apakah pribadi atau apa, kita akan menugaskan psikolog dari Polda untuk mencari informasi-informasi itu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150706-pistol-tembak_20150706_231324.jpg)