Kondisi Korban Penyiraman Air Keras Perlahan Membaik
Sudah membaik, Alhamdulillah, sudah mulai kering luka-lukanya. Untung, matanya tidak alami penyerangan.
WARTA KOTA, DUREN SAWIT -- Kondisi wajah Saiful Anwar (21) yang menjadi korban penyiraman air keras di kawasan Duren Sawit pada Minggu (30/4/2017) lalu, sudah membaik.
Luka akibat penyiraman air keras tersebut dikatakan oleh orang tua korban, Ihsan (49), sudah mulai kering.
"Sudah membaik, Alhamdulillah, sudah mulai kering luka-lukanya. Untung matanya gak kenapa-kenapa," kata Ihsan saat dikonfirmasi Warta Kota, Jumat (12/5/2017).
Saiful sudah diperbolehkan pulang oleh pihak Rumah Sakit (RS) Persahabatan, Jakarta Timur, sejak Sabtu (6/5/2017) lalu.
Kini, Saiful sedang menjalani perawatan di rumah sambil melakukan kontrol secara rutin.
Sama seperti Saiful, Tri Mujiono (14) yang juga terkena siraman air keras jiga sudah pulang ke kediamannya.
Tri yang di rawat di RSCM sudah diperbolehkan pulang, setelah dokter yang menanganinya menyatakan kondisi Tri perlahan membaik.
"Tadi, barusan kontrol, lukanya seperti biasa di obati. Dokternya bilang lukanya belum boleh terkena air. Jadi kalau mandi harus hati-hati," kata Mulya, ayah Tri, saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, diberitakan, tiga remaja bernama Nia Ayu Permatasari (16), Tri Mujiono (14) dan Syaiful Anwar (21) menjadi korban penyiraman air keras saat tengah nongkrong di warung kopi kawasan Perumnas Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Penyiraman ini diduga dilakukan oleh sekelompok orang dengan menggunakan sepeda motor. (Rangga Baskoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/acid_20170512_192028.jpg)