Sidang Ahok

Megawati : Saya Terenyuh Melihat Dukungan untuk Ahok, Kesedihan Tak Bisa Diungkapkan

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku terenyuh menyusul banyaknya simpati warga atas penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Megawati : Saya Terenyuh Melihat Dukungan untuk Ahok, Kesedihan Tak Bisa Diungkapkan
Rangga Baskoro
Ribuan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi pelataran Tugu Proklamasi, Rabu (10/5/2017) malam untuk menghadiri acara bertajuk 'Malam Keadilan Atas Matinya Keadilan' sambil menyalahkan lilin. 

WARTA KOTA, MATARAM - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku terenyuh menyusul banyaknya simpati warga atas penahanan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam kasus penistaan agama.

"Sekarang Pak Ahok dipindah (Mako Brimob), karena yang bersimpati banyak dengan datang ke Lapas, saya terenyuh. Sebuah kesedihan yang tidak bisa diungkapkan," kata Megawati saat meresmikan Kantor DPD PDIP Nusa Tenggara Barat di Kota Mataram, Rabu (10/5/2017).

Baca: Sejumlah Simpatisan yang Memadati Mako Brimob Minta Ahok Dibebaskan

Ia menilai, banyak warga yang datang berbondong-bondong ke Lapas untuk melihat Ahok, membuktikan jika Ahok begitu dicintai rakyat.

Bahkan, para ibu-ibu juga ramai-ramai ikut menanyakan kepadanya bagaimana dengan nasib anak-anak mereka yang selama ini sekolah gratis.

"Ternyata mencari pemimpin yang dicintai itu tidak gampang," ujar Presiden RI ke-lima itu.

Baca: Angkatan 68 FISIP UI Bertemu Membahas Nasib Ahok, Ini yang Mereka Usulkan

Ribuan lilin

Ribuan pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi pelataran Tugu Proklamasi, Rabu (10/5) malam untuk menghadiri acara bertajuk 'Malam Keadilan Atas Matinya Keadilan'.

Mengenakan dress code bewarna hitam, mereka datang untuk bersimpati kepada Ahok lantaran dinyatakan bersalah atas tuduhan penodaan agama dan dihukum kurungan penjara selama dua tahun.

Halaman
12
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved