VIDEO: Puluhan Pohon di Lingkar Fly Over UI Dipangkas

Penebangan dan pemangkasan dilakukan untuk mencegah tumbangnya pohon yang dapat menimbulkan korban jiwa seperti yang terjadi, Selasa (5/2/2017) lalu

VIDEO: Puluhan Pohon di Lingkar Fly Over UI Dipangkas
YouTube
Sejumlah petugas saat melakukan penebangan pohon di kawasan fly over Universitas Indonesia, Senin (8/5). 

"Pohon-pohon yang rapuh dan tua sehingga rawan tumbang, kita atasi dengan ditebang. Selain pohon yang rimbun kita pangkas dahan dan cabangnya," kata Slamet.

Ia berharap dengan apa yang dilakukannya ini tidak ada lagi korban jiwa akibat pohon tumbang di Kota Depok.

Sementara itu Kabid Tata Lingkungan dan Konservasi, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Diana Puspita, mengatakan ada 108 pohon di jalan-jalan di Kota Depok termasuk 202 pohon di kawasan UI Depok, yang terbilang rawan tumbang di musim penghujan ini.

Menurutnya pohon-pohon yang rawan tumbang itu karena ketinggian pohon sudah mencapai puluhan meter dan usianya yang tua.

Rata-rata pohon-pohon itu berjenis angsana dan akasia.

Menurutnya dari 310 pohon rawan tumbang sebanyak 202 pohon ada di kawasan Kampus UI sementara 108 pohon di sejumlah jalanan di Depok.

Diantaranya di di Jalan Akses UI, Jalan Proklamasi, Jalan Merdeka, Jalan Raya Bogor, Jalan M Yusuf, Jalan Juanda, sejumlah jalan di kawasan Cimanggis serta Tapos dan beberapa tempat lainnya.

Untuk mencegah pohon tumbang, pihaknya telah melakukan pemangkasan secara berkala.

Bahkan hal itu dilakukan di sejumlah pohon di Jalan Raya Bogor, yang sebenarnya masih kewenangan pemerintah provinsi jika mau dilakukan penebangan.

"Kami tetap membantu melakukan pemangkasan meski bukan kewenangan Depok untuk pohon yang ada di jalan provinsi," katanya.

Ia mengatakan kategori pohon yang rawan tumbang bukan yang batangnya berdiameter jumbo atau lebih dari satu meter saja. Namun, dilihat dari kelayakan dan kesehatannya.

"Jadi ada alat deteksi untuk menentukan apakah sebuah pohon masih layak dipertahankan atau tidak," katanya.

Jika masih layak, kata Diana, pohon hanya dilakukan pemangkasan di bagian dahannya tanpa ditebang.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved