Pengoperasian Terminal Sementara di Lahan Stadebar Masih Ujicoba
"Masih ujicoba dan belum diterapkan penuh kepada semua angkot yang biasa masuk ke terminal Depok," kata Gandara, kepada Warta Kota, Senin (8/5/2017).
Penulis: Budi Sam Law Malau |
WARTA KOTA, DEPOK -- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Gandara Budiana membenarkan sudah dioperasikannya terminal sementara di lahan Stasiun KA Depok Baru (Stadebar) bagi beberapa trayek angkot yang biasa masuk ke terminal Depok.
Namun pengoperasian katanya baru kepada sebagian angkot saja dan masih sebatas ujicoba.
"Masih ujicoba dan belum diterapkan penuh kepada semua angkot yang biasa masuk ke terminal Depok," kata Gandara, kepada Warta Kota, Senin (8/5/2017).
Menurutnya sejumlah trayek angkot yang sudah menggunakan terminal sementara di lahan Stadebar, masuk dan keluarnya masih melalui Jalan Arief Rahman Hakim atau melalui kolong Fly Over (FO) Jalan Arief Rahman Hakim.
Namun, nantinya jika terminal sementara dioperasikan penuh, maka angkot masuk melalui jalan penghubung di samping ITC Depok di Jalan Margonda Raya, dan keluar di Jalan Arief Rahman Hakim atau di kolong FO Jalan Arief Rahman Hakim.
"Kalau nanti dioperasikan penuh masuknya lewat samping ITC dan keluar di Jalan Arief Rahman Hakim," katanya.
Pantauan Warta Kota Senin (8/5/2017), sejumlah trayek angkot sudah beroperasi di terminal sementara di lahan Stadebar.
Keluar masuk angkot ke terminal sementara masih melalui Jalan ARH.
Di terminal sementara di lahan atau halaman Stadebar sejumlah jalur trayek angkot yang masuk sudah tampak dibuat meski pemisahnya baru berupa garis putih saja.
Sementara jalan masuk ke terminal sementara di samping ITC Depok di Jalan Margonda yang dibangun pengembang, masih ditutup oleh Dishub Depok dengan segitiga pengaman.
Di jalan masuk di samping ITC Depok tersebut, sudah terdapat satu pos petugas untuk penarikan retribusi angkot yang akan masuk.
Pos tampak dibangun tidak permanen dan bisa dipindahkan lokasi dan titiknya, sesuai penerapan jalan masuk nantinya.
Pos penarikan retribusi juga tampak di jalan keluar terminal sementara ke arah kolong FO Jalan ARH.
Pengalihan kendaraan ke terminal sementara di lahan Stadebar ini, terkait dimulainya pengerjaan mega proyek Terminal Terpadu Kota Depok atau Metrostater di lahan lama terminal Depok.
Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin, selaku pengembang dan investor mega proyek Metrostater atau Terminal Terpadu Kota Depok, kepada Warta Kota, menuturkan ujicoba terminal sementara dilakukan untuk mengamankan area kolong di bawah fly over (FO) Jalan Arif Rahman Hakim (ARH) dari puluhan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang baru saja ditertibkan pihaknya pada Minggu (7/5/2017).
Karenanya sejumlah angkot yang biasa keluar dan masuk terminal depok melalui Jalan Margonda, sudah diarahkan melewati ruas jalan di kolong FO Jalan ARH melalui Pasar Kemiri dan menuju ke terminal sementara di lahan Stasiun KA Depok Baru (Stadebar).
"Untuk mengamankan area yang sudah bebas PKL di kolong FO ARH, angkot yang biasa keluar masuk terminal, diarahkan masuk ke terminal sementara lewat pasar kemiri dan keluar di tempat yang sama," kata Muttaqin.
Ini berarti kata dia, terminal sementara di lahan Stasiun KA Depok Baru (Stadebar) sudah dioperasikan sebagian, dan akan dioperasikan penuh menunggu kordinasi dengan Dishub Depok.
Ia mengatakan sebelumnya sebanyak 65 lapak pedagang kaki lima (PKL) di kolong fly over (FO) Jalan Arief Rahman Hakim di dekat Pasar Kemiri, dan di samping ITC Depok, sudah ditertibkan pihaknya bersama petugas secara bertahap sejak Sabtu (6/5/2017) sampai Minggu (7/5/2017).
Ke 65 lapak PKL itu ditertibkan karena berjualan di bukan lahan yang seharusnya dan dianggap akan mengganggu rencana pengoperasian terminal sementara di lahan Stasiun KA Depok Baru (Stadebar).
Pengoperasian terminal sementara akan dilakukan saat lahan terminal depok akan mulai dikerjakan dalam proyek Terminal Terpadu Kota Depok atau Metrostater, oleh pengembang sekaligus investor PT Andyka Investa, dalam waktu dekat.
Karenanya penertiban dilakukan oleh PT Andyka Investa bekerjasama dengan berbagai pihak yakni UPT Pasar Pemkot Depok, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok, pimpinan pedagang Pasar Kemiri, tokoh warga, serta kepolisian dan TNI.
"Sebanyak 65 PKL di kolong fly over dan disamping ITC berhasil kami tertibkan. Penertiban berjalan kondusif atas bantuan berbagai pihak," kata Muttaqin.
Ia mengatakan penertiban dilakukan menyusul sudah siapnya terminal sementara di lahan Stasiun KA Depok Baru (Stadebar) yang akan digunakan menggantikan lokasi operasional terminal Depok, saat lahan di sana mulai dikerjakan untuk pembangunan Terminal Terpadu Kota Depok.(bum)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170508pengoperasian-terminal-sementara-di-lahan-stadebar-masih-ujicoba_20170508_124315.jpg)