Pilkada DKI Jakarta

Masa Transisi, Sandiaga Uno Kembali Blusukan

Sandi kembali menyapa warga sekaligus relawan Anies-Sandi yang menamakan diri Kita Bantu Anies-Sandi (Kibas) di Jalan H Saidi V Nomor 6, Cipete Selata

Warta Kota/Dwi Rizki
Salah seorang warga menyampaikan keluhan kepada Sandiaga Salahudin Uno terkait Kartu Jakarta Lansia yang sulit didapatkan. Beragam keluhan pun disampaikan dalam pertemuannya dengan relawan Kita Bantu Anies-Sandi (Kibas) di Jalan H Saidi V Nomor 6, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu (6/5) siang. 

WARTA KOTA, CILANDAK -- Pasca ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilkada DKI Jakarta oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta pada Jumat (5/5) kemarin, Sandiaga Salahudin Uno kembali melanjutkan blusukan.

Memulai hari pertamanya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandi kembali menyapa warga sekaligus relawan Anies-Sandi yang menamakan diri Kita Bantu Anies-Sandi (Kibas) di Jalan H Saidi V Nomor 6, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (6/5) siang.

Ditemani sang ibunda, Mien R Uno, suami Nur Asia itu menyampaikan terima kasih atas dukungan warga selama masa kampanye, hari pencoblosan hingga dirinya bersama Anies Rasyid Baswedan ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih.

Ucapan terima kasih disambut warga dengan tepukan tangan, warga pun berharap agar dirinya dapat segera merealisasikan program kerja, termasuk beragam permasalahan umum yang dialami masyarakat.

Ardi, warga RT 03/02 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan berharap Sandi dapat meninjau ulang Jalan Antasari Raya, khususnya di depan Masjid Al Ikhlas yang terletak di antara dua persimpangan, yakni Jalan Bunga Mawar dengan Jalan Manunggal Juang serta Jalan Asem dengan Jalan Zaini.

"Jalan Antasari yang di titik itu memang lurus, jadi kalau setiap malam itu banyak balap liar yang sering bikin kecelakaan. Apalagi di situ ada masjid, banyak warga sama anak-anak yang sering aktivitas sampai malam. Jadi warga minta dipasang poldur (polisi tidur) supaya kendaraan yang lewat bisa pelan, nggak ada lagi balapan liar," ungkap Ardi.

Menjawab permintaan Ardi, Sandi mengaku akan meninjau ulang Jalan Antasari Raya, dirinya akan secara langsung mencatat dan menyampaikan laporan untuk ditindaklanjuti kepada pihak Dinas Perhubungan DKI Jakarta ataupun pejabat setempat.

"Disiplin kendaraan kita ini masih rendah, anak muda banyak yang trek-trekan (balap liar), kalau mau jadi pembalap itu di sirkuit bukan di jalanan umum. Ke depannya memang harus dipasang speed trap, bukan polisi tidur, karena tidak memenuhi spesifikasi. Nanti kita akan sampaikan kepada Dishub bekerjasama dengan pejabat setempat," jelas Sandi.

Sementara itu, blusukan pasca Pilkada DKI Jakarta memang sengaja dilakukannya untuk kembali mendengar keluhan serta permintaan warga selama masa transisi.

Seluruh keluhan warga katanya akan dicatat dan disampaikan untuk ditindaklanjuti segera oleh pemerintah yang kini masih dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama hingga Oktober 2017 mendatang. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved