Tahanan yang Kabur Diminta Serahkan Diri

Dusak menambahkan, bagi tahanan yang ketahuan melepaskan diri akan diberlakukan sanksi administratif karena bukan merupakan bagian dari tindak pidana.

Tahanan yang Kabur Diminta Serahkan Diri
Rangga Baskoro
Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan Kusmianta Dusak 

WARTA KOTA, SAWAHBESAR - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan Kusmianta Dusak mengharapkan agar para tahanan yang masih berkeliaran di luar rutan untuk segera menyerahkan diri. Dusak mengingatkan, bahwa mereka tak bisa lari dari jeratan hukum, meski saat ini tengah kabur dari 'rumah pembinaan'.

"Menyerahkan diri akan lebih baik untuk yang bersangkutan. Dan untuk keluarga yang bersangkutan, kalau ada yang pulang dan sebagainya, tolong membantu. Ini himbauan saya agar semua menjadi aman," kata Dusak di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (5/5/2017) malam.

Baca: 200 Tahanan Rutan Pekanbaru Kabur Usai Kerusuhan, Baru 70 Orang yang Bisa Ditangkap

Dusak menambahkan, bagi tahanan yang ketahuan melepaskan diri akan diberlakukan sanksi administratif karena bukan merupakan bagian dari tindak pidana.

"Sanksinya seperti tak adanya remisi kalau 17 Agustus, seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak kurang lebih 200 orang tahanan Rutan Klas IIB Pekanbaru melarikan diri usai ibadah sholat Jumat. Petugas setempat sempat menangkap beberapa tahanan yang mencoba melarikan diri.

Informasi terakhir, sebanyak 149 orang dikabarkan sudah berhasil di tangkap kembali. Setelah didiskusikan, para tahanan meminta sejumlah tuntutan kepada pihak rutan, yakni perbaikan sarana air, dimutasinya petugas bernama Wira lantaran kerap melakukan penamparan dan memindahkan Kepala KPR setempat yang bersikap arogan. (Rangga Baskoro)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved