Breaking News:

Pilkada DKI Jakarta

Tim Ahok-Djarot Diberi Waktu sampai Kamis 4 Mei untuk Ajukan Gugatan

KPU DKI hingga kini belum mengetahui apakah akan ada pengajuan gugatan ke MK dari kubu Ahok -Djarot.

Editor: Andy Pribadi
Faizal Rapsanjani
Komisioner Komisi Pemilihan Umum DKI, Dahliah Umar 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, MENTENG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta masih menantikan pengajuan gugatan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK) dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat, terkait kekalahannya dalam perolehan suara Pilkada DKI 2017.

Pihaknya akan memberikan batas waktu hingga Kamis (4/5) mendatang sebelum menetapkan pemenang Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Kami sudah bersurat, tetapi belum menemukan jawaban dari MK," kata Komisioner KPU DKI, Dahliah Umar, saat dikonfirmasu, Rabu (3/5).

Ia menambahkan, KPU DKI hingga kini belum mengetahui apakah akan ada pengajuan gugatan ke MK dari kubu Ahok -Djarot.

Adapun tenggat waktu yang diberikan yakni hingga hari Kamis, 4 Mei 2017.

"Kita kan masih menunggu permohonan dari paslon (nomor dua) yang (bila) ingin mengajukan ke MK sampai besok. Kalau besok tidak ada, kita tetapkan hari Jumat. Kalau ternyata ada permohonan di MK, kita tidak akan menetapkan hari Jumat," ujarnya.

Sebelumnya, KPU DKI Jakarta mengesahkan hasil rekapitulasi penghitungan suara tingkat provinsi, Minggu (30/4) silam.

Perolehan suara terbanyak pada putaran kedua Pilkada DKI diraih pasangan calon nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, dengan 57,96 persen suara.

Adapun pasangan nomor pemilihan dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat memeroleh 42,04 persen suara. (m8)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved