Selasa, 5 Mei 2026

Rayakan 90 Tahun Kolase Kanisius Mendidik Kebinekaan

Kolese Kanisius, di bawah Yayasan Budi Siswa tahun ini merayakan 90 tahun ekesistensinya di dunia pendidikan di Indonesia.

Tayang:
Arie Puji Waluyo
Kolese Kanisius, di bawah Yayasan Budi Siswa tahun ini merayakan 90 tahun ekesistensinya di dunia pendidikan di Indonesia. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Kolese Kanisius, di bawah Yayasan Budi Siswa tahun ini merayakan 90 tahun ekesistensinya di dunia pendidikan di Indonesia.

Didirikan pada tanggal 1 Juni 1927 oleh Imam Katolik dari Ordo Jesuit, hingga kini Kolese Kanisius terus menguatkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan, yang sangat berbeda dengan sekolah lainnya.

Untuk menyambut ulang tahun yang ke-90, serangkaian acara telah dipersiapkan oleh pihak sekolah dan Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ).

Selama sembilan dekade, Kolese Kanisius telah menghasilkan anak bangsa berprestasi, seperti Chatib Basri, Fauzi Bowo, Ricky Pesik, Airlangga Hartarto, Sofyan Wanandi, Peter Gontha, Renald Khasali, Wimar Witoelar, Akbar Tanjung, Sarwono Kusumaatmadja, Ginanjar Kartasasmita, Ade Rai dan masih banyak lainnya.

Kolese Kanisius sendiri telah menerima berbagai macam penghargaan, seperti penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, sebagai sekolah berintegritas dalam penyelenggaraan Ujian Nasional.

Kepala Sekolah SMA Kolese Kanisius dan Ketua Panitia Perayaan 90 Tahun Kolese Kanisius, Pater Eduard C Ratu Dopo,SJ mengatakan kalau pendidikan Kanisius terkenal akan kedisiplinanan tinggi, yang berbasis pada pendidikan karakter.

“Angka 90 tentunya merupakan angka yang harus kita syukuri dan kami sangat bersyukur bisa bertahan selama ini. Tujuan dari Kolese Kanisius adalah untuk mendidik dan membimbing siswa berdasarkan Pancasila dalam semangat Katolik, sehingga mereka menjadi rajin, jujur, dan bertanggung jawab terhadap sesama dan bangsa," kata Pater Eduard C. Ratu Dopo,SJ melalui rillis resminya yang diterima Warta Kota, Senin (1/5/2017).

Peter Eduard menambahkan, pihaknya mendidik anak-anaknya dengan agama katolik, sehingga sekolahan tersebut sangat menjunjung tinggi plurarisme dan kebinekaan.

"Kami percaya kebersamaan harus dimulai sejak dini dan nantinya akan terus bertumbuh untuk saling menghargai sesama," ucapnya.

Sekitar sepuluh tahun lagi, Kolese Kanisius telah memasuki usia satu abad. Maka tema umum yang tepat pada perayaan 90 tahun ini adalah 'Bracing the New Century: the past reinvented, the future regenerated'.

"Kami mengusung semangat tersebut, bersama dengan para alumni kami terus menjalin silaturahmi, terus memberikan kontribusi dan menjunjung semboyan kami yaitu Ad Mairoem Dei Gloriam (Demi Lebih Besarnya Kemulian Tuhan)," jelasnya.

Kolese Kanisius Jakarta memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh banyak sekolah di Jakarta, yakni muridnya 100 persen adalah pria.

Ada empat semangat dasar yang sangat dijunjung yaitu 4C: Competence (Kepintaran), Compassion (Kepedulian terhadap sesama), Conscience (hati nurani) dan Commitment (Komitmen).

Berbasiskan pada pendidikan karakter, salah satu visi Kolese Kanisius adalah menempatkan diri sebagai Center of Character Building, tentunya di bidang pendidikan untuk terus meningkatkan kompetensi anak bangsa.

Untuk itulah, Kolese Kanisius, dalam rangka menyambut ulang tahun ke-90 ini, bersama dengan Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta (PAKKJ), menyelenggarakan berbagai rangkaian acara dengan tujuan, mengajak seluruh elemen sekolah untuk selalu mengingat sejarah dan menjadikan perayaan 90 tahun sebagai momentum refleksi dan evaluasi.

Lewat berbagai kegiatan ini Kolese Kanisius menjalankan komitmen sekolah sebagai pencetak kader pemimpin bangsa yang berkarakter melayani dan terus berkontribusi pada pendidikan di Indonesia sebagai mana yang telah terjadi di masa lampau, di masa kini dan pada masa-masa selanjutnya.

Rangkaian acara ulang tahun telah dimulai sejak 6 Januari 2017 dengan serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pihak sekolah dan alumni.

Kemudian pihak sekolah telah mengadakan workshop pendidikan untuk para guru, sedangkan pihak alumni telah melakukan serangkaian acara seperti kompetisi olaha raga bola basket dan sepakbola dari berbagai angkatan alumni, operasi katarak di kota Batu Malang, acara donor darah di dua kota besar, seminar untuk para orang tua yang tidak mampu dan seminar bisnis untuk para guru yang memasuki usia pensiun. Rangkaian acara 90 tahun akan terus berlangsung sampai dengan akhir tahun.

Sebuah kegiatan unik juga akan diadakan oleh Canirunners (perkumpulan pecinta olahraga lari alumni Kolese Kanisius) yaitu acara lomba lari CC5K pada tanggal 29 April 2017, di mana tahun ini berkolaborasi dengan Du’Anyam (Du’A: ibu dalam bahasa Sikka-Flores) dengan mengangkat tema #LARIUNTUKIBU dengan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan kaum ibu dan anak di daerah terpencil Indonesia.

Pada tanggal 29 April 2017 akan diadakan acara Canisius College Alumni Day yang bertajuk CANIFEST 2017, diperkirakan akan dihadiri lebih dari 1700 alumni dari berbagai angkatan.

Sedangkan puncak perayaan 90 Tahun Kolese Kanisius, bagi pihak sekolah dan alumni akan berlangsung pada tanggal 11 November 2017 yang akan diadakan JIEXPO Kemayoran.

“Kami berharap para alumni dapat terus memberikan sumbangsih kepada masyarakat melalui talentanya masing-masing. Selama kami bersekolah, kami selalu diajarkan tentang keberagaman, menerima perbedaan, toleransi dan tentunya semangat persaudaraan," ungkap ketua PAKKJ, Syarief Natanagara.

"Semangat-semagat tersebut yang terus kami bawa sampai sekarang ke dalam pekerjaan dan keluarga kami. Tentunya kami berharap 90 tahun ke depan Kolese Kanisius akan terus menjadi sekolah yang menghasilkan bintang bangsa," sambungnya.

Oleh karena itu, dengan agenda tersebut PAKKJ berharap bisa berkontribusi mnemajukan bangsa Indonesia menjadi lebih baik.

"Besar harapan kami melalui berbagai rangkain acara tahun ini dapat semakin mempererat persaudaraan dan lebih lagi berkontribusi kepada kemajuan bangsa ini” ujar Syarief Natanagara.

PAKKJ memiliki berbagai komunitas seperti Canirunner, Canitoys, Caniresto, Canigowes, Canidive, Canibasket, Canibola, Canimed, Canilaw dan banyak lainnya yang anggotanya dikhususkan bagi para alumni dengan tujuan untuk mempererat persaudaraan dari berbagai angkatan.

PAKKJ merupakan wadah alumni yang dibentuk untuk membantu para lulusan Kanisius setelah menyelesaikan studi SMP dan SMA misalnya dengan bantuan beasiswa dan bursa kerja.

Saat ini PAKKJ memiliki ribuan anggota dan telah merambah ke luar negeri seperti Eropa dan Singapura. (Arie Puji Waluyo)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved