Koran Warta Kota

Ngeri Lihat Bangkainya

Rombongan KPPS Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang tidak ikut tertimpa musibah kecelakaan maut di Ciloto, Cianjur pulang ke Jakarta, Senin (1/5/2017)

Ngeri Lihat Bangkainya
TribunnewsBogor.com
Kecelakaan di Jalur Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (30/4/2017). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA - Rombongan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang tidak ikut tertimpa musibah kecelakaan maut di kawasan Jalan Raya Puncak, Ciloto, Kabupaten Cianjur, pulang ke Jakarta, Senin (1/5/2017), sekitar pukul 07.00 WIB.

Di perjalanan, tanpa sengaja, rombongan terdiri dari 18 orang itu bertemu dengan bangkai bus pariwisata Kitrans B 7057 BGA yang menjadi pemicu kecelakaan maut pada Minggu (30/4/2017) siang.

Empat warga Kebayoran Lama yang menumpang bus Kitrans naas itu kehilangan nyawa.

Baca: Kecelakaan Maut di Ciloto Menyimpan Kisah Mistis, dari Wanita Nangis Sampai Ada Bola Api

Rombongan kemarin sengaja memilih lewat jalur Cianjur menuju tol Cipularang karena dianggap lebih cair (tak macet) daripada melewati jalur Puncak.

Saat melewati jalan menuju Cianjur, bus yang membawa rombongan KPPS itu berpapasan dengan mobil derek yang menarik bangkai bus Kitrans B 7057 BGA.

"Kami merasa ngeri dan terdiam saat melihat bus naas itu diderek. Ya, Allah rusak berat," ujar Endang Hapsari, anggota KPPS dari RT 06/03 Kebayoran Lama Utara, kepada Tribun Network, Senin (1/5/2017).

Menurut pengakuan ibu dua anak ini, bus Kitrans mulai bermasalah saat melaju di tanjakan Puncak.

Bus berjalan pelan. "Bus rombongan dua menyalip bus naas yang mengangkut 59 orang tersebut," katanya.

Sekitar setengah jam berlalu, rombongan dua tiba-tiba .... (tribunnetwork/ade)

Berita selengkapnya baca harian Warta Kota edisi Selasa, 2 Mei 2017

Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved