Pilkada DKI Jakarta

KPU DKI Jakarta Umumkan Hasil Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi

Agenda utama rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi. Ini rangkaian dari pemungutan suara 19 April.

KPU DKI Jakarta Umumkan Hasil Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi
Warta Kota/Dwi Rizki
Penetapan perolehan suara ini belum termasuk pengukuhan pemenang Pilgub DKI Jakarta. Penetapan paslon terpilih dilakukan 5 Mei 2017 mendatang. Dalam waktu itu, dilihat pula apakah ada proses gugatan ke MK terkait Pilgub DKI kemarin. Jadi masa perselisihan 3 hari ke MK (Mahkamah Konstitusi) itu kan setelah penetapan. Nah kalau masa itu sudah berakhir baru kita tetapkan yang terpilih 

WARTA KOTA, MENTENG -- Dua pekan pasca pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta akhirnya merampungkan hasil penghitungan suara tingkat provinsi.

Walau bukan merupakan hasil final perolehan suara kedua Paslon, Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, diungkapkan Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno, merupakan tahapan final penghitungan suara masing-masing pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Agenda utama rekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat provinsi. Ini rangkaian dari pemungutan suara 19 April lalu," ungkap Sumarno sebelum membuka Rapat Pleno Terbuka di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu (29/4) malam.

Rapat pleno tersebut lanjutnya, merupakan salah satu tahapan rekapitulasi penghitungan suara mulai dari tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kelurahan dan kecamatan pada tanggal 20 April hingga 26 April 2017 lalu serta rekapitulasi tingkat Kota sejak tanggal 27 April hingga 28 April lalu.

Lewat hasil rekapitulasi tingkat provinsi tersebut, pihaknya terbuka untuk menerima keberatan dari salah satu pihak Paslon, baik Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat ataupun Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno. Apabila tidak ada sengketa, penetapan pemenang akan diumumkan pada tanggal 5 Mei 2017 mendatang.

"Penetapan perolehan suara ini belum termasuk pengukuhan pemenang Pilgub DKI Jakarta. Penetapan paslon terpilih dilakukan 5 Mei 2017 mendatang. Dalam waktu itu, dilihat pula apakah ada proses gugatan ke MK terkait Pilgub DKI kemarin. Jadi masa perselisihan 3 hari ke MK (Mahkamah Konstitusi) itu kan setelah penetapan. Nah kalau masa itu sudah berakhir baru kita tetapkan yang terpilih," tuturnya.

Dalam gelaran rapat pleno tersebut, KPUD DKI Jakarta secara langsung mengundang kedua Paslon yang lolos dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta, yakni Basuki-Djarot dan Anies-Sandi. Namun, hingga pukul 20.20 WIB, hanya Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno yang tiba di lokasi.

Sementara itu, berdasarkan hasil real count lewat website resmi KPU DKI, paslon Anies-Sandi unggul dengan mengantongi suara sebesar 57,95 persen atau sebanyak 3.240.057 suara. Sementara Ahok-Djarot mendapatkan 42,05 persen atau sebanyak 2.351.141 suara.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved