Jumat, 24 April 2026

Presiden Jokowi Resmikan 6.000 Rusunami di Tangsel

Jokowi bahkan menantang PT PP Urban selaku perusahaan kontruksi yang membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Jokowi Resmikan 6.000 Rusunami di Tangsel 

WARTA KOTA, TANGERANG - PT PP Urban anak perusahaan PT PO Tbk melakukan pembangunan 6.000 unit rumah susun sederhana milik (Rusunami) di Tangerang Selatan. Peresmian untuk peletakan batu pertama pembangunan ini dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (27/4/2017).

Jokowi bahkan menantang PT PP Urban selaku perusahaan kontruksi yang membangun rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut.

"Bisa tidak jual 6.000 unit? Sekarang saya tanya yang ada di sini bagaimana," ujar Jokowi dalam peresmian dan peletakan batu pertama di Rusunami Loft Villes City, Jalan Bukit Serua, Ciputat, Tangerang Selatan pada Kamis (27/4/2017).

Orang nomor satu di Indonesia tersebut mendapat penjelasan dari pihak pengembang. Rusunami ini dipasarkan seharga Rp. 293 juta dengan down payment (DP) kredit sebesar satu persen.

"DP hanya satu persen atau Rp. 2,9 juta. Harganya juga Rp. 293 juta. Saya kira pekerja mampu tidak," ucapnya kepada para hadirin yang hadir didominasi oleh para buruh di Tangerang Selatan ini.

Ia menambahkan jikalau kaum buruh merasa mampu untuk memiliki rusunami dengan luas 30 meter itu, dirinya akan terus mendorong BUMN untuk membangunnya.

"Kalau yakin mampu akan saya dorong terus agar BUMN baik itu BPJS Ketenagakerjaan dan PP untuk membangun ini," kata Jokowi.

Rencana pembangunan Rusunami ini juga dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional. Ditandai pula dengan penekanan tombol sirine.

Direktur Utama Perseroan PP Urban, Tumiyana menjelaskan pembangunan proyek ini bekerja sama dengan PT Ruragraha Bukit Sarua Development.

"Pembangunan ini diharapkan dapat membantu pekerja di sekitar wilayah Serpong untuk mendapatkan perumahan yang layak huni dan terjangkau," ungkap Tumiyana.

Rusunami 6000 unit rusunami ini menerapkan improvisasi dan teknologi pada struktur bangunan menggunakan metode prescast dengan konsep Mass Production yang bekerja sama dengan Hanwha Engineering & Contruction dari Korea Selatan.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved