Pilkada DKI Jakarta
Pemungutan Suara Ulang Dikhawatirkan Turunkan Jumlah Pemilih
"Tidak mudah melakukan PSU dan saya khawatir PSU akan menurunkan jumlah masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya," ujar Arif
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro
WARTA KOTA, GAMBIR -- Ketua KPU DKI Jakarta Pusat, Arif Bawono mengkhawatirkan turunnya jumlah masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya apabila dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) 01 Gambir.
"Tidak mudah melakukan PSU dan saya khawatir PSU akan menurunkan jumlah masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya," ujar Arif saat dikonfirmasi Warta Kota, Kamis (20/4).
Sejumlah kendala sudah barang tentu akan dihadapi pihaknya mengingat waktu persiapan yang dinilai Arif cukup pendek untuk melaksanakan PSU.
"Ini kan PSU kalau jadi (digelar) hari Sabtu (23/4). Takutnya banyak masyarakat sekitar yang pergi, ada keperluan dan sebagainya. Persiapannya juga gak mudah karena hanya 2 hari saja," katanya.
Kendati demikian, Arif bersama pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu terkait rencana KPU DKI Jakarta yang akan menggelar PSU di TPS 01 Gambir.
Sebelumnya diberitakan bahwa dua orang pemilih di TPS 01 Gambir atas nama Hasilah dan Bai menggunakan C6 atas nama Sukadiah dan Saini.
Untuk itu Komisioner KPU DKI Dahliah Umar mengatakan perlu diadakan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 01 Gambir, Jakarta Pusat, akan dilakukan pada Sabtu (22/4). (m8)