Minggu, 26 April 2026

Serba Putih, Rachel Maryam Gunakan Hak Suara demi Jakarta Lebih Baik

"Kita ingin Jakarta bersih, pilkada bersih, aparat juga tidak ada yang berpihak," ungkapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan |
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Rachel Maryam 

WARTA KOTA, PANCORAN - Politisi Rachel Maryam (36) menggunakan hak suaranya di putaran kedua Pilkada DKI 2017.

Istri dari Edwin Aprihandono itu datang ke TPS 18 yang jaraknya sekira 500 meter dari kediamannya dengan menggunakan pakaian serba putih.

Kedatangan politisi Partai Gerindra itu, tentu saja menjadi pusat perhatian warga yang juga hendak menggunakan hak pilihnya.

Mereka tampak antusias mengabadikan momen itu dengan ponselnya. Bahkan beberapa di antara mereka juga asyik foto bersama dengan Rachel.

Pemilik nama lengkap Rachel Maryam Sayidina itu saat ini mengaku lega dengan digelarnya putaran kedua Pilkada DKI 2017.

Akhirnya ia bisa ikut berpartisipasi menggunakan haknya untuk Jakarta selama lima tahun kedepan.

"Lega, setelah perjalanan panjang, perjalanan spiritual kami, akhirnya hari H yang ditunggu-tunggu hadir. Alhamdulillah saya sudah lakukan pencoblosan," ujarnya saat berada di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (19/4).

Saat disinggung mengenai busana yang digunakan serba putih, Rachel mengaku memiliki filosofinya sendiri.

Rachel ingin pilkada kali ini jauh dari unsur kecurangan.

"Kita ingin Jakarta bersih, pilkada bersih, aparat juga tidak ada yang berpihak," ungkapnya.

Ibu satu orang anak itu berharap pilkada kali ini memang berjalan dengan aman dan lancar. Sehingga potensi kecurangan dalam pesta lima tahunan itu tidak terjadi demi menghasilkan sosok pemimpin Jakarta pilihan masyarakat.

"Tanggung jawab saya sebagai warga, insya Allah pemilu ini bisa berjalan dengan adil, jujur, tidak ada permainan. Sehingga yang terpilih adalah pilihan rakyat dan amanah," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Rachel ingin Jakarta selama lima tahun kedepan menjadi kota yang lebih baik dari sebelumnya dalam segala aspek. Sehingga warga ibukota bisa memperoleh kehidupan yang lebih layak tentunya.

"Semoga Jakarta jadi kota yang lebih baik untuk ditinggali, bukan cuma fisik, tapi juga batiniah. Nggak ada lagi jurang seperti sekarang tapi juga ramah buat semua orang. Jakarta harus ramah, bukan cuma dari infrastruktur tapi keadilan, ekonominya. Semoga bahagia dan bangga punya ibukota Jakarta," ucapnya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved