Alasan Leasing Mulai Jaga-jaga Memberikan Pinjaman Kredit Mobil

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sempat mengeluhkan penjualan kendaraan roda empat. Seretnya penjualan karena perusahaan pembiayaan yang menolak SPK

Alasan Leasing Mulai Jaga-jaga Memberikan Pinjaman Kredit Mobil
Kompas.com/shutterstock
Ilustrasi Transaksi pembelian mobil di dealer(Kompas.com/shutterstock) 

WARTA KOTA, PALMERAH -- PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sempat mengeluhkan penjualan kendaraan roda empat.

Seretnya penjualan disebut ADM karena perusahaan pembiayaan yang menolak Surat Pemesanan Kendaran (SPK), dari konsumen yang membeli kredit.

Menanggapi hal tersebut, Suwandi Wiratno, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mengiyakan kondisi tersebut.

Namun, Suwani coba memperhalus istilah penolakan, yang disebutnya sebagai upaya mereka untuk menjaga kualitas pemohon kredit.

“Pengusaha pembiayaan mencoba mencari konsumen yang berkualitas, kalau memang tidak dipilih berarti tidak bagus.  Saat ini NPL (non performing loan/kredit macet)  rata-rata masih 3  persenan, masih aman,” ujar Suwandi kepada KompasOtomotif, Kamis (13/4/2017).

Terkait dengan kualitas pembiayaan, Suwandi mengatakan kalau konsumen Daihatsu atau beberapa merek lainnya yang mirip-mirip, kebanyakan mememiliki profil konsumen yang terbilang first buyer, dengan harga mobil di kisaran Rp 100 juta sampai Rp 200 juta.

“Kebanyakan mereka baru beralih dari sepeda motor ke mobil, atau juga konsumen beli mobil untuk taksi online. Jadi kemampuannya bisa dikatakan kurang baik, atau orang yang ingin punya mobil tapi belum mampu,” tutur Suwandi.

“Lebih lanjut lagi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak memerintahkan untuk mengerem pemohon kredit, hanya mengamanatkan untuk menjaga kualitas saja. Sedangkan terkait penolakan, itu kebijakan masing-masing perusahaan leasing,” tutur Suwandi. (Ghulam Muhammad Nayazri)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved