Selasa, 14 April 2026

Kelurahan Bambu Apus Pakai Sistem Pul Gerobak untuk Atasi Sampah

Niman menjelaskan, saat ini sistem tersebut dilakukan untuk tetap melayani pengangkutan sampah warga.

Penulis: Feryanto Hadi |

WARTA KOTA, CIPAYUNG - Camat Cipayung Iin Mutmainah mengatakan, belum tersedianya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara di Kelurahan Bambu Apus, dikarenakan Pemerintah Kota Jakarta Timur terkendala ketersediaan lahan yang akan dibebaskan.

Iin mengakui, pihaknya kesulitan mencari lahan, sebab belum ada masyarakat yang berniat menjual sebagian tanahnya.

"Mengenai TPS sedang diupayakan. Pemda DKI saat ini masih menunggu warga yang punya tanah untuk pembebasannya," jelasnya kepada Warta Kota, Jumat (14/4/2017).

Niman, Kepala Seksi Lingkungan Hidup Kecamatan Cipayung menjelaskan, untuk menghindari munculnya permasalahan terkait sampah, pembuangan sampah di Bambu Apus saat ini dilakukan dengan sistem pul gerobak.

Baca: Kelurahan Bambu Apus Tak Punya Tempat Pembuangan Sampah Sementara

"Rencana untuk bangun lokasi pembuangan sampah tetap ada, hanya cari lahannya susah. Solusinya pembuangan dilakukan sistem pul gerobak, kita jemput bola," ungkapnya.

Niman menjelaskan, saat ini sistem tersebut dilakukan untuk tetap melayani pengangkutan sampah warga. Bahkan, pul gerobak pun lebih dari satu titik, agar tidak ada penumpukan sampah.

"Kumpulnya gerobak sampah, yang jumlahnya lebih dari lima lokasi," ucapnya. (*)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved