Tips dari Polisi untuk Menghindari Kejahatan di Dalam Angkot pada Malam Hari
"Kita akan memberikan imbauan Kamtibmas dan Dirlantas, akan memasang stiker-stiker di setiap angkot," kata Suntana.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo
WARTA KOTA, SEMANGGI -- Kejahatan dalam angkutan umum memang kerap terjadi di Ibukota Jakarta. Oleh sebab itu, pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya akan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengatur perizinan angkutan kota (angkot) dan angkutan umum.
Caranya yaitu dengan memberikan stiker kepada angkot yang sudah diuji.
Hal ini diutarakan Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suntana di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (12/4).
"Pasti. Kita akan memberikan imbauan Kamtibmas dan Dirlantas, akan memasang stiker-stiker di setiap angkot," kata Suntana.
Kerjasama dengan Pemprov DKI, kata dia, terkait pengawasan terhadap angkutan umum.
Seperti kelayakan dari angkutan umum untuk mengangkut penumpang.
"Kita akan berkoordinasi dengan Pemda, meningkatkan kembali pengawasan seluruh stakeholder terhadap sarana angkot yang ada. Mungkin lampunya kurang terang, harus lebih diterangkan lagi. Ya, pada saat perpanjangan perizinan atau izin baru, itu akan kita cek lagi," ucapnya.
Selain itu, mantan Kapolres Jakarta Barat itu pun memberikan tips kepada penumpang angkot pada malam hari.
Seperti tidak menunjukan barang berharga saat naik angkutan umum.
Inilah tips bagi masyarakat yang naik angkot pada malam hari:
1. Tetap harus waspada. Tidak perlu menggunakan barang-barang yang menarik perhatian.
2. Hindari komunikasi menggunakan HP.
3. Kalau bisa begitu masuk angkot, tasnya dikunci, barangnya dikunci.
4. Kalau memang tidak yakin naik angkot, mungkin angkotnya sepi atau apa, ya tidak perlu naik.
5. Pastikan lampunya angkot menyala. Kalau lampu angkotnya tidak nyala, ya tidak usah naik. Karena kan polisi jadi tidak bisa dipantau dari luar.
6. Kalau lampunya tidak nyala, dan sopirnya ugal-ugalan, ya tidak usah naik.