Pemkab Bekasi Kekurangan Puskesmas Rawat Inap

Pemkab Bekasi masih kekurangan lima puskesmas rawat inap. Dari 23 kecamatan yang ada, Bekasi baru memiliki 18 puskesmas yang memiliki rawat inap.

Puskesmas rawat inap memiliki ruang rawat melebihi lima unit yang dilengkapi dokter jaga dan perawat.

"Peralatan medisnya juga lebih lengkap, seperti ada ambulans yang siaga 24 jam. Jadi berbeda dengan puskesmas biasa," ujarnya.

Meski saat ini pemerintah masih kekurangan puskesmas rawat inap, namun Oded memastikan beberapa tahun ke depan jumlahnya akan tercukupi.

Di tahun ini, lembaganya akan menaikan dua puskesmas rawat inap di daerah Tambun dan Setu.

"Pertimbangannya di daerah Tambun padat penduduk, sedangkan di Setu tidak ada rumah sakit rawat inap," jelas Oded.

Oded memproyeksikan, pembanguna dua puskesmas rawat inap di Tambun dan Setu akan rampung pada akhir 2017.

Namun demikian, dia tidak mengetahui biaya pembangunan itu dengan alasan proyeknya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi.

Anggota Komisi IV bidang Sosial, Pendidikan dan Kesehatan DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno sudah sepatutnya pemerintah menyediakan fasilitas kesehatan yang layak untuk warganya.

Bahkan dia mendesak, jumlah puskesmas rawat inap di tahun ini harus bertambah menjadi 20 unit.

"Kami setuju kalau ada penambahan puskesmas rawat inap, karena untuk masyarakat," kata Nyumarno.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved