Saran Arief Soal Kemacetan Akibat Penutupan Gerbang Tol Karang Tengah

Dampak yang langsung dirasakan oleh pengguna jalan di Kota Tangerang adalah kemacetan yang terjadi di tiap akses ke luar dan masuk Kota Tangerang.

Saran Arief Soal Kemacetan Akibat Penutupan Gerbang Tol Karang Tengah
Warta Kota/Nur Ichsan
Suasana di Tol Karang Tengah. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Kebijakan pengalihan pintu Tol Karang Tengah ke Jalan Tol Dalam Kota Tangerang (Tol Kebon Nanas) menjadi sistem integrasi jalan tol Tangerang-Merak memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Kota Tangerang.

Dampak yang langsung dirasakan oleh pengguna jalan di Kota Tangerang adalah kemacetan yang terjadi di tiap akses ke luar dan masuk Kota Tangerang.

Untuk itu, Wali Kota Tangerang, Arief Rachadiono Wismansyah berjanji akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengevaluasi permasalahan kemacetan imbas dari dialihkannya pintu Tol Karang Tengah.

"Kami akan bersurat kepada pemerintah pusat, karena kita tidak ingin akses ke luar masuk Kota Tangerang terjadi bottleneck atau penyempitan jalur," ujar Arief di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Senin (10/4/2017).

Suasana di Tol Karang Tengah.
Suasana di Tol Karang Tengah. (Warta Kota/Nur Ichsan)

Ia juga berharap, agar pemerintah pusat dapat memikirkan solusi yang komprehensif dalam menanggulangi kemacetan yang terjadi di dalam kota Tangerang akibat dari dihilangkannya pintu Tol Karang Tengah, yang secara langsung berdampak pada menumpuknya kendaraan di jalan protokol Kota Tangerang.

Sehingga, mengganggu mobilitas masyarakat, baik itu karyawan mau pun para pelajar yang akan bersekolah.

"Semoga pemerintah pusat bisa segera mengambil sikap, karena dampaknya bukan hanya ke pekerja yang mau ke Jakarta tapi juga ke anak sekolah," ucapnya.

Dengan dialihkannya pintu Tol Karang Tengah ke pintu tol dalam Kota Tangerang, diharapkan kebijakan ini tidak hanya terkesan memindahkan permasalahan kemacetan, akan tetapi memberikan solusi atas masalah kepadatan kendaraan yang kerap kali terjadi di pintu Tol Karang Tengah.

"Mungkin, nanti bisa juga ditambah gardu tolnya atau dibikin gateless, sehingga masyarakat enggak perlu ngantri," kata Arief.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved