Kamis, 9 April 2026

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Bilang Bertemu Sekali, Irman Mengaku Ada Tiga Kali Pertemuan

Di sesi terakhir, Irman berkesempatan menyampaikan pernah bertemu tiga kali dengan Setya Novanto.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua DPR RI Setya Novanto menghadiri sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (6/4/2017). Setya Novanto bersama anggota DPR RI Ade Komarudin dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, menjadi saksi untuk terdakwa Irman dan Sugiharto, terkait kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku tidak mengenal Irman, terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2012, yang juga bekas Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

"Tidak kenal," kata Setya Novanto menjawab pertanyaan ketua majelis hakim Jhon Halasan Butar Butar, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Namun setelah mengingat-ingat, Setya Novanto mengaku pernah bertemu sekali, saat mereka berkunjung ke Jambi terkait pertemuan membahas kebakaran hutan.

"Saya lihat ada foto saya di depannya ada pejabat baru. Saya ingat bahwa saya pernah ke Jambi bersama-sama pejabat lain dan beberapa menteri, di dalam masalah-masalah kebakaran hutan," ungkap Setya Novanto.

Di sesi terakhir, Irman berkesempatan menyampaikan pernah bertemu tiga kali dengan Setya Novanto.

Pertemuan pertama terjadi pada 2010 di Hotel Gran Melia. Pertemuan tersebut juga dihadiri joleh Diah Anggraini selaku Sekjen Kemendagri, Sugiharto, dan Andi Narogong selaku pengusaha yang terlibat dalam KTP elektronik

Pertemuan kedua, Irman mengaku sempat bertemu Setya dalam pertemuan di ruang Fraksi Partai Golkar pada Maret 2010, yang juga dihadiri Andi Narogong.

"Saya pernah bertemu dengan Setya Novanto yang pertama pada di Grand Melia pada 2010 dengan Andi Narogong. Kedua dengan Andi Narogong ketemu Setya Novanto di ruang ketua fraksi Maret 2010, dan pertemuan ketiga adalah kita bertemu di Jambi saat saya menjadi Dirjen Kemendagri, dan Setya Novanto hadir bersama beberapa menteri," beber Irman.

"Terakhir, saya pernah melalui kurir ke rumah saya, pesan dari Diah Anggraini 'tolong sampaikan ke Pak Irman', kalau menurut Dian, kalau saya ditanya, termasuk KPK, tolong sampaikan saya tidak kenal Pak Irman," papar Irman.

Saat kembali dikonfimasi mejalis hakim, Setya Novanto tetap membantahnya.

"Tetap pada keterangan Yang Mulia," jawab Setya Novanto. (*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved