Korupsi KTP Elektronik
Setya Novanto Bilang Bertemu Sekali, Irman Mengaku Ada Tiga Kali Pertemuan
Di sesi terakhir, Irman berkesempatan menyampaikan pernah bertemu tiga kali dengan Setya Novanto.
WARTA KOTA, KEMAYORAN - Ketua DPR RI Setya Novanto mengaku tidak mengenal Irman, terdakwa korupsi pengadaan KTP elektronik tahun anggaran 2011-2012, yang juga bekas Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.
"Tidak kenal," kata Setya Novanto menjawab pertanyaan ketua majelis hakim Jhon Halasan Butar Butar, di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (6/4/2017).
Namun setelah mengingat-ingat, Setya Novanto mengaku pernah bertemu sekali, saat mereka berkunjung ke Jambi terkait pertemuan membahas kebakaran hutan.
"Saya lihat ada foto saya di depannya ada pejabat baru. Saya ingat bahwa saya pernah ke Jambi bersama-sama pejabat lain dan beberapa menteri, di dalam masalah-masalah kebakaran hutan," ungkap Setya Novanto.
Di sesi terakhir, Irman berkesempatan menyampaikan pernah bertemu tiga kali dengan Setya Novanto.
Pertemuan pertama terjadi pada 2010 di Hotel Gran Melia. Pertemuan tersebut juga dihadiri joleh Diah Anggraini selaku Sekjen Kemendagri, Sugiharto, dan Andi Narogong selaku pengusaha yang terlibat dalam KTP elektronik
Pertemuan kedua, Irman mengaku sempat bertemu Setya dalam pertemuan di ruang Fraksi Partai Golkar pada Maret 2010, yang juga dihadiri Andi Narogong.
"Saya pernah bertemu dengan Setya Novanto yang pertama pada di Grand Melia pada 2010 dengan Andi Narogong. Kedua dengan Andi Narogong ketemu Setya Novanto di ruang ketua fraksi Maret 2010, dan pertemuan ketiga adalah kita bertemu di Jambi saat saya menjadi Dirjen Kemendagri, dan Setya Novanto hadir bersama beberapa menteri," beber Irman.
"Terakhir, saya pernah melalui kurir ke rumah saya, pesan dari Diah Anggraini 'tolong sampaikan ke Pak Irman', kalau menurut Dian, kalau saya ditanya, termasuk KPK, tolong sampaikan saya tidak kenal Pak Irman," papar Irman.
Saat kembali dikonfimasi mejalis hakim, Setya Novanto tetap membantahnya.
"Tetap pada keterangan Yang Mulia," jawab Setya Novanto. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/setya-novanto-jadi-saksi-di-sidang-ktp-elektronik_20170407_090936.jpg)