Indra Sjafri Belum Tentu Ambil Pemain Diaspora
Pelatih timnas sepak bola u-18 Indonesia, Indra Sjafri masih terus menggodok 35 calon pasukannya yang bakal berlaga di Piala AFF u-18 2017 nanti.
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Banu Adikara
WARTA KOTA, CIJANTUNG - Pelatih timnas sepak bola u-18 Indonesia, Indra Sjafri masih terus menggodok 35 calon pasukannya yang bakal berlaga di Piala AFF u-18 2017 nanti.
Untuk diketahui, dari 32 pemain yang diseleksi, 14 diantaranya merupakan pemain diaspora, atau pemain Indonesia yang tinggal berkewarganegaraan luar.
Indra menegaskan, kendati para pemain perantau tersebut sejauh ini dinilai memiliki kemampuan yang baik, bukan menjadi jaminan Indra bakal mencomot mereka untuk bergabung di dalam skuat.
"Mereka memang memiliki kemampuan dasar yang baik dan potensial. Tapi kami akan pilih mereka yang betul - betul siap," kata Indra di Stadion Atang Sutrisna, Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (7/4).
Indra merinci, para pemain pilihannya nanti adalah mereka yang sudah matang secara skill, teknik, fisik, maupun mental.
Jika para pemain Diaspora yang mengikuti seleksi tidak ada yang bisa memenuhi kriteria tersebut, maka Indra tidak akan memanggil mereka untuk mengikuti pemusatan latihan timnas.
Sambil berkelakar, Indra juga mengatakan, sama sekali tidak ada kuota berapa pemain diaspora yang bakal dimasukkan ke dalam tim.
Bilamana hal tersebut terjadi, dengan tegas Indra mengatakan bahwa ia siap bertanggung jawab sepenuhnya dengan keputusannya.
"Nggak ada slot-slot atau kuota. Saya kan bukan panitia haji. Ya yang kami nilai sudah layak saja. Kalau nggak ada yang layak, ya nggak ada yang kami pilih," ujarnya.
Secara adaptasi, Indra menuturkan, para pemain diaspora tersebut masih membiasakan diri dengan cuaca, maupun pergerakan syaraf motorik mereka di Indonesia.
Namun, secara keseluruhan, kondisi kesehatan tubuh para pemain perantau ini bisa dibilang prima.
Seleksi sendiri bakal dilakukan hingga tanggal 10 April pekan depan.
"Tanggal 10 April hari terakhir latihan, dan bila tidak ada halangan, nama-nama pemain yang terpilih ke dalam timnas akan rilis hari itu juga, " kata Indra.
Pantauan Warta Kota di lokasi pada Jumat petang, Indra melakukan pola latihan formasi untuk mengetahui karakter bermain calon anak-anak asuhnya.
Seperti biasa, Indra melakukan pola latih tanding dengan formasi 4-3-3. Indra juga memisahkan para pemain lokal dengan pemain diaspora di paruh pertama latihan, sebelum akhirnya mencampur mereka di penghujung sesi latihan.
Dari kacamata para pemain, mereka mengaku persaingan masuk ke dalam skuat Indra cukup berat.
"Karena saingan kami bukan hanya pemain lokal, tapi mereka yang juga sudah bermain di klub-klub luar , " kata winger kanan Egy Maulana Vikri.
Mantan kapten u-16 timnas sepak bola Indonesia itu pun menegaskan, ia juga tak mau minder dengan status sebagai pemain lokal.
Sebaliknya, Egy justru bersyukur bisa 'mengadu nasib' dengan para pemain diaspora tersebut.
"Justru bagus, karena dengan demikian kami bisa memacu kemampuan kami sampai batas maksimal. Yang penting jangan mau kalah, " katanya. (kar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170407indra-sjafri-belum-tentu-ambil-pemain-diaspora1_20170407_232829.jpg)