Durasi Contra Flow Terkait Pembangunan DDT Matraman Jadi 3,5 Jam

Kemacetan lalu lintas sebagai Pembangunan jembatan double-double track (DDT) Matraman makin tidak terbendung.

Durasi Contra Flow Terkait Pembangunan DDT Matraman Jadi 3,5 Jam
Warta Kota/Feryanto Hadi
Keruwetan lalin ditambah lagi dengan putaran di Patung Pinokio dimana kendaraan saling berebut untuk berputar arah maupun masuk ke jalur contra flow. 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Kemacetan lalu lintas sebagai Pembangunan jembatan double-double track (DDT) Matraman makin tidak terbendung.

Satuan Wilayah Lalu Lintas Jakarta Timur pun menambah durasi pemberlakuan contra flow, dari sebelumnya satu jam menjadi 3,5 jam.

Kini, contra flow dilakukan pukul 07.30 hingga 11.00.

Dalam contra flow ini, kendaraan dari arah Jalan Jatinegara barat bisa melintas jalur TransJakarta di jalur Matraman-Jatinegara sepanjang 200 meter hingga traffic light Slamet Riyadi.

Di waktu tersebut, bus TransJakarta tetap beroperasi namun dari Halte Slamet Riyadi langsung ke Halte Jatinegara.

Hanya satu Halte Kebon Pala arah Kampung Melayu yang tidak melakukan pelayanan.

"Hasil evaluasi kami selama dua pekan, ternyata tingkat kepadatan masih tinggi terkait proyek DDT yang menyebabkan dututupnya dua lajur jalan di Jalan Matraman Raya. Makanya, kami tambah durasi pemberlakuan contra flow," jelas Kasatwil Lantas Jaktim AKBP Sutimin kepada Warta Kota, Kamis (6/4/2017).

Sutimin menyebut, tiga jalur alternatif yang sebelumnya dipersiapkan kini justru menjadi lokasi kemacetan baru terkait sejumlah proyek pengerjaan infrastruktur yang sedang berjalan.

Seperti jalur Cawang-Pancoran  dimana di lokasi tersebut kini sedang ada proyek Light Rail Transit (LRT).

“Alternatif pertama kendaraan dari arah raya Bogor yang hendak menuju Jakarta Pusat, yang biasanya melalui Matraman, diarahkan melalui simpang Jambul di Kalibata.

Namun kondisi lalin di sana sudah stuck. Kemudian, alternatif kedua melalui Cawang menuju ke Pancoran.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved