Belum Ada Kesepakatan Antara Pengelola dan Pedagang Baju Bekas Pasar Senen

Para pedagang yang lapaknya dibongkar pada Senin (3/4) kemarin, kembali mendirikan tenda untuk berjualan di area parkir Blok I dan II.

Belum Ada Kesepakatan Antara Pengelola dan Pedagang Baju Bekas Pasar Senen
Rangga Baskoro
Pedagang baju bekas Pasar Senen kembali mendirikan tenda untuk berjualan di area parkir Blok I dan II. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, SENEN -- Pembongkaran tenda para pedagang Pasar Senen Blok I dan II yang dilakukan Senin (3/4) kemarin berbuntut aksi unjuk rasa oleh para pedagang di Kantor PT Jaya Real Properti.

Meski pedagang mengakui sudah ada pemberitahuan terkait tenggat waktu berdagang di area parkir, mereka menilai bahwa hal tersebut belum sepenuhnya disepakati oleh para pedagang baju bekas lantaran luasan lapak hanya sebesar 1,2x1,2 meter saja.

Pedagang yang berbondong-bondong melakulan aksi unjuk rasa di kantor pengelola di bilangan Bintaro, Tangerang Selatan meminta agar pengelola bisa memenuhi tuntutan mereka mengenai besaran lapak.

"Beberapa orang dari kami, kemarin diundang masuk ke kantor pengelola. Menurut informasi, pengelola menyatakan kalau kami diperbolehkan sementara waktu untuk tetap berjualan disini sampai besaran lapak kembali didiskusikan," kata Semi (35), pedagang pakaian bekas di area parkir Pasar Senen Blok I dan II, Selasa (4/4).

Berdasarkan hal itu, para pedagang yang lapaknya dibongkar pada Senin (3/4) kemarin, kembali mendirikan tenda untuk berjualan di area parkir Blok I dan II.

Meski Semi bersama pedagang lainnya belum mengetahui tenggat waktu terkait kapan pihak pengelola menyanggupi permintaan para pedagang.

"Gak tau sampai kapan boleh berdagang disini. Kami pindah kalau permintaan kami sudah dipenuhi," ujarnya.

Di sisi lain, Edi Santoso selaku Koordinator Trade Center, PT Pembangunan Jaya Real Properti mengatakan belum ada hal yang disepakati secara resmi antara pengelola dan pedagang pada pertemuan siang kemarin.

Ia menegaskan akan secepatnya melakukan diskusi kepada para pedagang untuk mencari titik tengah solusi permasalahan itu.

"Rencananya besok para pedagang akan kami undang untuk membahasnya secara mendetail," kata Edi saat dikonfirmasi Warta Kota. (m8)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved