Breaking News:

Belum Ada Permohonan untuk Penangguhan Penahanan terhadap Sekjen FUI cs

Sampai sekarang, belum ada, yang pasti itu hak tersangka. Nanti, penyidik yang akan menilai apakah ini laik untuk ditangguhkan atau tidak.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
istimewa
Petugas dari unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya menangkap Muhammad al Khaththath pada Kamis (30/3/2017) malam. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Permintaan penangguhan penahanan dari Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Muhammad Al Khaththath dan empat orang penggerak aksi 313 yang diduga akan melakukan perbuatan makar belum diterima aparat kepolisian.

Sehingga, penahanan terhadap para tersangka dilakukan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kabis Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya mengatakan, aparat kepolisian tak mempermasalahkan apabila mereka mau mengajukan penangguhan penahanan.

Pasalnya, menurut polisi itu adalah hak daripada tiap tersangka.

Namun, permintaan penangguhan penahanan itu tentu akan dilihat terlebih dahulu oleh penyidik sebelum dikabulkan.

"Sampai sekarang, belum ada, yang pasti itu hak tersangka. Nanti, penyidik yang akan menilai apakah ini laik untuk ditangguhkan atau tidak," ujar Argo, Minggu (2/4).

Dia menjelaskan, apabila kelimanya merasa bahwa prosedur penangkapan yang diakukan oleh polisi juga tidak sesuai, maka polisi pun tak mempermasalahkan apabila kelimanya mau mengajukan praperadilan.

Namun, Argo menegaskan bahwa penangkapan dan penahanan kelimanya tidak menyalahi prosedur yang ada.

"Hak sebagai tersangka dan keluarga untuk mengajukan praperadilan, ada lembaga juga yang menilai dan menguji silakan nanti kita tunggu saja seandainya tidak terima atau merasa kurang prosedur yang penting kepolisan sudah melakukan dengan profesional dan sesuai prosedur yang ada," ucap Argo lagi.

Aparat kepolisian menangkap Al Khaththath dan empat orang lainnya sebelum aksi damai 313.

Al Khaththath dan penggerak aksi 313 itu ditangkap dengan dugaan makar.

Keempat nama itu yakni Zainudin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha dan Andre. Zainudin diketahui bagian dari Gerakan Mahasisa Pelajar Bela Bangsa dan Rakyat (GMPBBR).

Sementara, Irwansyah merupakan Wakil Koordinator lapangan aksi 313. Dikho dan Andre diketahui bagian dari Forum Syuhada Indonesia (FSI).

Mereka kemudian ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved