Kopi Beracun

Masa Penahanan Jessica di Perpanjang, Otto Kritik Sistem Peradilan di Indonesia

Otto Hasibuan menyesali perpanjangan masa tahanan kliennya, Jessica Kumala Wongso, yang dinilainya baru ditetapkan sehari setelah masa tahanan

Masa Penahanan Jessica di Perpanjang, Otto Kritik Sistem Peradilan di Indonesia
Warta Kota/Alex Suban
Terdakwa Jessica Kumala Wongso dan penasihat hukumnya Otto Hasibuan menyimak kesaksian para pelayan kafe Olivier sidang dalam sidang lanjutan kasus kematian Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (27/7/2016). Dalam persidangan itu majelis hakim juga merekonstruksi suasana saat terjadi peristiwa tewasnya Mirna di Kafe Olivier. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, PALMERAH -- Ketua tim penasihat hukum terpidana Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan menyesali perpanjangan masa tahanan kliennya, Jessica Kumala Wongso, yang dinilainya baru ditetapkan sehari setelah masa tahanan kliennya usai pada tanggal 26 Maret 2017.

Berdasarkan keputusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta nomor: 393/PID/2016/PT.DKI, masa penahanan Jessica harusnya berakhir sejak 26 Maret 2017.

Namun, diperpanjang keesokan harinya lantaran Jessica didatangi oleh pihak kejaksaan untuk memberitahukan perihal adanya perpanjangan masa penahanannya.

Pihak kejaksaan mendatanginya pada 27 Maret 2017, sekitar jam 9 malam.

Meski menerima hal itu, Otto berharap yang menimpa kliennya tak terjadi lagi pada kasus lain. Menurutnya, apa yang dialami kliennya merupakan bukti tidak tegaknya hukum di Indonesia.

"Bagaimana mau lawan kekuasaan. Tetapi pesan yang mau saya sampaikan ke masyarakat bahwa ini lah potret hukum kita sekarang. Jadi saya berharap jangan terulang lagi seperti ini. Kasus lain, kalau orang ditahan tanpa surat penahanan yang sah, itu namanya memakai hukum rimba. Itu perampasan kemerdekaan dan pelanggaran hak asasi," kata Otto saat dikonfirmasi, Kamis (30/3).

Ia mengaku sudah menyarankan kliennya untuk pasrah menerima perihal diperpanjangnya masa tahanan meski hal yang menimpanya merupakan suatu pelanggaran bagi kliennya.

"Tadi saya sudah bilang sama Jessica terima saja. Berarti kan diterimanya perhari ini dong kan? Saya sudah minta tadi hari ini diterima saja," katanya. (m8)

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved