Genangan di Jalan MT Haryono karena Saluran Air Tidak Dapat Menampung Debit Hujan

Dugaan tidak mengalirnya air ke tali-tali air karena terhalang oleh pagar beton proyek LRT dan fly over Pancoran.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi. Puluhan pekerja harian lepas (PHL) serta PPSU berjibaku mengeruk saluran air. 

WARTA KOTA, PANCORAN -- Hujan deras yen terjadi, Selasa (28/3) sore membuat Jalan MT Haryono dari arah Cawang ke Pancoran, Jakarta Selatan, tergenang setinggi 30 centimeter.

Dugaan tidak masuknya air ke tali-tali air karena terhalang oleh pagar beton proyek LRT dan fly over Pancoran.

Namun, dibantah dari PT Nindya Karya yang sedang melakukan pengerjaan proyek fly over Pancoran. Kepala Proyek pembangunan fly over Pancoran, Seno Susanto menjelaskan, sebelum pembangunan di kawasan itu selalu tergenang.

"Sebelumnya, juga sudah tergenang, dan bukan karena pengerjaan proyek fly over Pancoran," kata Seno saat dihubungi Warta Kota, Rabu (29/3).

Debit air yang tinggi saat hujan, kata dia, tidak dapat tertampung di saluran air.

Alhasil, genangan pun terjadi sekitar 30 centimeter sampai 50 centimeter.

"Debit air yang besar tidak tertampung di saluran yang ada, tapi 10 menit kemudian air sudah kering kembali. Karena seluruhnya sudah kita bersihkan. Tapi karena debitnya yang mendadak besar, jadi tidak bisa langsung semuanya terbuang," ucapnya.

Sebelumnya, air setinggi paha orang dewasa menggenangi Jalan MT Haryono dari arah Cawang ke Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (28/3/2017) sore.

Akibat hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Jakarta, genangan membuat kemacetan arus lalulintas dikawasan tersebut.

Air tak bisa masuk ke dalam saluran air lantaran terhalang pematas
beton di kanan dan juga kiri jalan. Air yang menggenangi badan jalan
sebelah kiri membuat kendaraan hanya bisa melintasi satu lajur saja.
Kendaraan roda empat pun harus antre untuk bisa melintasinya. Ditambah
lampu merah Pancoran membuat pengendara harus bersabar. Beberapa
kendaraan roda dua atau sepeda motor pun mogok akibat tak bisa
menerjang genangan.

"Nanti kita kordinasi dengan kontraktor untuk mencari solusi," kata
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan, Holi Susanto.

Dia mengatakan dilokasi tersebut adalah daerah cekungan. Sehingga,
setiap hujan tiba maka akan terjadi genangan. Padahal, sebelumnya di
Jalan MT Haryono sangat jarang terjadi banjir atau genangan.

"Genangan sekarang juga cepat surut. Daerah tersebut seperti baskom,"
tutur dia.

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved