Kamis, 9 April 2026

Pilkada DKI Jakarta

Sandiaga Ingin Lebih Jelas Mendengar Keluhan Warga dengan Bersihkan Telinganya

Sandiaga Salahudin Uno berkesempatan untuk kembali memangkas rambutnya sekaligus membersihkan telinga di Pangkas Rambut Ko Tang..

Warta Kota/Dwi Rizki
Pangkas rambut ini katanya membawa hoki karena bagi saya semua yang mengatur adalah Allah 

WARTA KOTA, TAMAN SARI -- Blusukan dilakukan ke dalam Gang Gloria, Pancoran Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat pada Selasa (28/3/2017).

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahudin Uno berkesempatan untuk kembali melakukan pangkas rambut sekaligus membersihkan telinga di pangkas rambut Ko Tang.

Serupa dengan kali pertama dirinya datang pada pertengahan tahun 2016 lalu, salah satu juru cukur Pangkas Rambut Ko Tang, A Pauw menyambutnya ramah.

Seperti biasa, pria yang telah bekerja sejak tahun 1969 itu kemudian menanyakan model rambut apa kepadanya.

"Dirapihin aja Ko, tipisin sedikit aja," ujar Sandi seraya melangkah duduk ke atas kursi cukur lawas yang ada dihadapannya.

Memulai pelayanan, A Pauw kemudian memasangkan kep penutup badan berwarna putih kepada Sandi.

Dirinya pun menyisir beberapa kali rambut suami Nur Asia itu hingga akhirnya dipotong bertahap.

Walau usianya sudah lanjut, A Pauw terlihat masih cekatan dan terampil memangkas rambut Sandi.

Tidak sampai 15 menit, rambut pada kepala bagian kanan selesai ditipiskan.

"Cukup belum pak? Nanti dikerok jambangnya ya sama dibersiin kupingnya?," tanya pria keturunan Tionghoa itu kepada Sandi.

Asyik menikmati setiap sesi pemangkasan, Sandi yang terlihat menutup mata itu hanya mengangguk pelan tanda setuju.

Dirinya pun mengucapkan kata 'boleh' menyetujui penawaran A Pauw yang segera merapikan rambut dan membersihkan telinga.

Tidak berselang lama, pemangkasan rambut selesai dilakukan.

Bersama keluarga besar Pangkas Rambut Ko Tang, mereka kemudian berfoto bersama untuk menambahkan koleksi foto dinding Presiden RI, Joko Widodo kala mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012.

"Pangkas rambut ini katanya membawa hoki karena bagi saya semua yang mengatur adalah Allah, Tuhan yang maha besar. Maksud kedatangan saya ke sini justru untuk menyapa temen-temen, mendengar aspirasi pedagang di sini yang mengeluhkan soal penataan, mereka menginginkan agar penataan juga melibatkan mereka, bukan sebaliknya," ungkap Sandi, sembari memerkan rambut barunya.

Karena itu, lanjutnya, dalam penataan dirinya akan mengedepankan dialog dengan warga, pembangunan berkelanjutan serta solusi untuk semuanya warga.

Dialog katanya akan dikemas dalam sebuah rembug, sehingga ke depannya tidak ada lagi kebijakan yang hanya memihak suatu golongan dan merugikan masyarakat kecil.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved