Breaking News:

Program Tabur Puja Dorong Masyarakat Mandiri Melalui Usaha Mikro

Kehadiran koperasi di tengah masyarakat saat ini masih menjadi satu di antara banyak strategi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.

Acep Nazmudin
Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Subiakto Tjakrawerdaja, di Universitas Trilogi, Senin (27/3/2017). 

WARTA KOTA, PANCORAN -- Kehadiran koperasi di tengah masyarakat saat ini masih menjadi satu di antara banyak strategi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat sejahtera.

Koperasi terbukti bisa menjadi andalan masyarakat untuk mengangkat taraf hidupnya secara berkelompok.

“Masyarakat miskin tidak bisa bersaing head to head dalam iklim globalisasi saat ini. Karena itu, mereka kami arahkan membentuk kelompok dengan Koperasi sebagai kekuatannya,” kata Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Subiakto Tjakrawerdaja, di Universitas Trilogi, Senin (27/3/2017).

Subiakto yang juga merupakan ketua Yayasan Dana Sejahtera Mandiri (Damandiri) ini mengatakan, saat ini berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Jakarta, banyak bermunculan koperasi baru, ini baginya, adalah sebuah angin segar.

"Dibawah yayasan kami saja saat ini ada 12 Koperasi meliputi 340 kelompok, sejak diluncurkan tahun 1996, sudah ada 1.530.000 nasabah," kata Subiakto.

Dia mencontohkan, program unggulan dari yayasannya yang terbukti bisa mengentaskan kemiskinan yakni Tabungan Kredit Pundi Sejahtera atau Tabur Puja.

Program ini, kata dia, menjadi andalan masyarakat lantaran menyediakan dana simpan pinjam tanpa agunan.

"Kredit tabur buja ini pinjaman yang nominalnya maksimal Rp2 juta karena memang mikro, tanpa agunan dan sifatnya tanggung renteng bersama anggota kelompok lainnya" jelas dia.

Hingga saat ini, kata dia, program ini telah mengentaskan kemiskinan bagi 40 ribu anggotanya, dimana kini memiliki usaha kecil skala rumahan namun mandiri.

Para peserta program Tabur Puja ini, kata Subiakto, tidak diberikan modal begitu saja, namun juga diberikan pelatihan usaha hingga mampu mengelola keuangannya sendiri.

"Banyak warga pra-sejahtera terangkat dari jurang kemiskinan dan banyak pengusaha-pengusaha industri kreatif lahir berkat program Tabur Puja," kata dia.

Kedepan, menurut dia, masyarakat tidak lagi bergantung dengan bantuan seperti BOS, dana tunai kesehatan dan pendidikan, karena bisa memenuhi kebutuhannya sendiri secara bermartabat di topang koperasi yang kuat di belakangnya. (Acep Nazmudin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved