Sabtu, 25 April 2026

Berita Heboh

Heboh, Toak Masjid di Kota ini Bukannya Memperdengarkan Suara Azan Tapi

Speaker atau toak yang biasa terpasang di mushola atau masjid di komplek perumahaan ini menyiarkan suara mendesah dari film porno.

istimewa
Ilustrasi 

WARTA KOTA -- Speaker atau toak yang biasa terpasang di mushola atau masjid di komplek perumahaan ini menyiarkan suara mendesah dari film porno.

Speaker yang biasanya digunakan untuk menyuarakaan suara azan atau pengajian, suaranya menjadi asing bagi warga. 

Baca: Jeritan Suara Hati Tajudin Si Tukang Cobek

Sontak, persoalan ini menjadi bahan perbincangan.

Pasalnya, suara itu terdengar begitu keras hingga membangunkan warga yang terlelap tidur. 

Baca: Video: Detik-detik Isteri Denny Cagur Tak Sengaja Cium Bibir Isteri Pasha Ungu

Seperti dilansir dari UPI.com, Wali Kota Turki berjanji melakukan penyelidikan setelah pengeras suara publik di satu komplek siarkan suara dari sebuah film porno.

Seorang saksi di komplek Kuzeykent di Kastamonu sempat menangkap suara video tersebut. 

Baca: Jerit Wanita di Malam Pengantin Bukan Karena Kenikmatan Tapi Karena Ini

Padahal, biasanya pengeras suara itu digunakan untuk menyiarkan azan atau pengumuman penting lainnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada sekitar pukul 01 pagi waktu setempat.

Karena suaranya yang begitu keras, warga di lingkungan tersebut terbangun dan heboh mendengar suara rintihan yang begitu keras.

"Proses hukum akan dilakukan sesegera mungkin bagi mereka yang bertanggung jawab untuk tindakan tidak bermoral ini," tulis Walikota Kastamonu Tahsin Babas.

Insiden tersebut telah menjadi perbincangan di media sosial Turki.

Netizen berasumsi kalau pekerja yang bertugas menjaga siaran pengumuman sedang menonton film dewasa dan lupa untuk mematikan pengeras suara.

Namun pejabat keamanan berpendapat kalau insiden tersebut merupakan ulah orang tak bertanggung jawab yang meretas frekuensi siaran di kota tersebut.

"Kami berpendapat demikian karena insiden tersebut terjadi hanya di satu daerah saja. Jika memang kesalahan dari pusat, itu seharusnya terjadi di semua pengeras suara di kota tersebut," terang peneliti di kantor berita Turki.

Videotron tampilkan video porno

Videotron atau layar televisi besar yang digunakan sebagai media iklan sering ditemuai di pinggiran jalan di Kota Besar.

Biasanya videotron itu menayangkan iklan berbagai produk ataupun iklan layanan masyarkat.

Namun, sore ini warga dikejutkan dengan tayangan video yang muncul di videotron di pinggir jalan raya.

Video yang muncul di videotron itu merupakan tayangan video film panas.

Seorang pengguna jalan yang sedang melintas di dekat videotron itu mengabadikan momen itu dan langsung diunggah ke media sosial twitter.

Alhasil video tersebut menjadi viral di Twitter.

Salah satu pengguna Twitter, @cho_ro yang mengunggah video itu di media sosial.

Dalam video itu terlihat dari kejauhan videotron sudah tampak.

Lalu, semakin mendekat semkin terlihat jelas kalau di videotron itu sedang menayangkan sebuah video film panas.

Terlihat seroang wanita sedang melakukan adegan panas.

Suasana di jalan raya itu terlihat sedang ramai dn kondisi lalu lintas sedikit tersendat.

Lalu, saat mendekati videotron itu beberapa orang berkumpul di bawah videotron itu.

Terlihat juga beberapa orang yang tampak sedang merekam apa yang ditayangkan dlaam videotron itu.

Dalam cuitan itu, akun @cho_ro menyebutkan kalau itu terjadi di depan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

beberapa netizen lain ikut berkomentar terkait tayangan video yang tersebar ini.

Akun ‏@lilonard menuliskan "wkwk siapa itu adminnya heh gedong amat :)".

"Evuset! Ada pidionya beneran? Bhahahahahak! lanjut nonton" tulis akun @anomdanas.

Hingga pukul 16.30 WIB, kabar soal tersebarnya tayangan di videotron ini telah masuk ke dalam daftar trending topic Indonesia.

Tagar #Jaksel menepati urutan keemapt dan tara #videotron kelima.

Ternyata Tayangan video ini bukan editan dan memang benar-benar terjadi.

Dikutip dari KOMPAS.com, videotron besar tersebut berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Film tersebut sempat tayang selama beberapa menit pukul 13.00-14.00 WIB.

Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informasi, dan Kehumasan (Kominfomas) Jakarta Selatan, Lestari Ady Wiryono, mengatakan, pihaknya bersama warga sudah memutus listrik videotron tersebut pada pukul 14.45 WIB.

"Kami terima laporannya, langsung kami putus itu listriknya ke sana," kata Lestari kepada Kompas.com, Jumat.

Sudin Kominfomas Videotron di perempatan Mabua, Kebayoran Baru yang dimatikan setelah terlihat menayangkan film porno, Jumat (30/9/2016).

Namun, Lestari mengatakan, ia tidak mengetahui pihak yang bertanggung jawab terhadap penayangan konten tersebut.

Sebab, videotron tersebut berukuran lebih dari 24 inci.

"Kalau lebih dari 24 inci itu yang mengawasi Dinas Perpajakan DKI Jakarta, bukan wilayah. Pihak ketiga selaku penyewa mengelola konten sesuai izin dinas pajak," ujarnya.

Penulis: Ardhi Sanjaya 

Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved