Gubernur Yogyakarta Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia. Inilah Kekayaannya

Sri Sultan HB X tercatat berada di urutan ke-119 dengan daftar kekayaan US$672 juta atau sekitar Rp9 triliun lebih.

Gubernur Yogyakarta Masuk Daftar Orang Terkaya di Indonesia. Inilah Kekayaannya
Tribun Jogya
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara terkait mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) yang meninggal akibat kegiatan Diksar Mapala Unisi. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Globe Asia melansir 150 daftar nama terbaru deretan orang terkaya di Indonesia, Senin (23/3/2017) lalu.

Di antara sederet nama orang terkaya tersebut, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, ada didalamnya.

Sri Sultan HB X tercatat berada di urutan ke-119 dengan daftar kekayaan 672 juta dolar AS atau sekitar Rp 9 triliun lebih.

Sebenarnya, apa saja aset dan daftar kekayaan yang dimiliki Sang Raja Keraton Yogyakarta Hadiningrat Ini? Ini beberapa faktanya :

* Kekayaan Sri Sultan HB X tercatat sebesar 672 juta dolar AS, atau setara Rp 9 triliun lebih, dari daftar terbaru, setelah pelaporan tax amnesty.

* Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaran Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 September 2012, harta kekayaan Sri Sultan meliputi 13 bidang tanah dan bangunan di Sleman, Jakarta, Bogor dan kota-kota lain.

* Dalam laporan kekayaan tersebut, disebutkan pula aset kekayaan Sri Sultan di antaranya adalah puluhan mobil dan sepeda motor, logam mulia dan koleksi seni serta surat berharga.

* Beberapa kekayaan Sultan itu misalnya tanah dan bangunan seluas 665 meter persegi di Jakarta Pusat.

Pada 2012, nilai aset itu sudah mencapai Rp 6,8 miliar.

* Sri Sultan juga memiliki beberapa mobil mewah contohnya Toyota Alphard keluaran 2004 seharga Rp 434 juta.

Orang nomor satu di DIY itu juga memiliki motor tua, Honda GL Pro II keluaran 1996 seharga Rp 8 juta.

* Jika dibandingkan LHKPN 1 Mei 2009, kekayaan Sri Sultan justru menyusut Rp 4,8 miliar, dari Rp 27,4 miliar menjadi Rp 22,6 miliar.

* Sri Sultan mengaku rutin melaporkan kekayaannya tiap dua tahun sekali.

Pada 2014, ia juga sudah memenuhi kewajibannya melaporkan LHKPN. (*)

Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved