First Travel Bantah Telantarkan Jemaah Umroh di Jakarta
"Yang benar adalah, jamaah diundur keberangkatannya disebabkan oleh visa yang masih dalam proses,” kata Dr Niru Anita Sinaga saat menggelar jumpa pers
Penulis: Feryanto Hadi |
WARTA KOTA, JATINEGARA -- Perusahaan biro perjalanan umroh First Travel membantah telah menelantarkan 45 jamaah umroh asal Situbondo, Jakarta Timur, seperti yang diberitakan beberapa media massa beberapa waktu lalu.
Kuasa hukum biro perjalanan First Travel, Niru Anita Sinaga menyampaikan, tidak benar perusahaan tidak membayarkan biaya penerbangan seluruh jamaah kepada maskapai sehingga menyebabkan gagalnya puluhan jamaah umroh berangkat ke tanah suci.
Sebanyak 45 orang jamaah umroh tetap diberangkatkan. Hanya saja, terjadi perubahan jadwal lantaran masih ada sejumlah dokumen yang masih dalam pengurusan.
"Tidak ada pembatalan yang klien kami lakukan. Yang benar adalah, jamaah diundur keberangkatannya disebabkan oleh visa yang masih dalam proses,” kata Dr Niru Anita Sinaga saat menggelar jumpa pers, Senin (27/3).
Anita juga membantah pihak First Media menelantarkan para jamaah seperti yang sempat viral di sosial media.
Selama berada di Jakarta, pihak First Travel tetap memberikan pelayanan dan menanggung kebutuhan seluruh jamaah, antara lain menyediakan hotel dan kebutuhan lainnya.
"Kemudian, selama menunggu keberangkatan para jamaah tersebut tidak ada satu pun yang merasa tidak dilayani melainkan para jamaah mengapresiasi atas bentuk pelayanan yang diberikan pihak manajemen," imbuhnya.
Anita menyebut, telah terjadi kesalahpahaman terkait kasus ini. Menurutnya, sebelumnya koordinator jamaah telah diberikan informasi mengenai penundaan keberangkatan.
Hanya saja, menurutnya, informasi tersebut tidak sampai kepada jamaah sehingga mereka tetap datang ke Jakarta.
“Tentang penundaan keberangkatan ini, sebelumnya sudah diinformasikan kepada koordinator jamaah First Travel untuk disampaikan kepada masing -masing jamaah, namun karena satu hal dan lainnya informasi tersebut tidak sampai kepada jamaah."
Dengan kejadian tersebut, pihak First Travel mengatakan telah mengalami kerugian.
Namun, sebagai bentuk tanggung jawab terhadap jamaah, First Travel tidak memperhitungkan seluruh kerugian tersebut.
“Terkait oknum yang memberikan informasi dan menyuruh para jamaah untuk berangkat ke Jakarta yang mengakibatkan kerugian bagi First Travel segera kami tindaklanjuti sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.”
Pihaknya mengimbau dalam rangka menjunjung tinggi nilai dan etika jurnalistik, tentang kinerja First Travel agar semua pihak yang mendapatkan berita dari pihak lain untuk melakukan klarifikasi terlebih dahulu kepada pihak manajemen First Travel tentang kebenaran berita tersebut agar tidak menjadi berita yang menyesatkan.
First Travel juga telah melaporkan sejumlah pihak terkait dugaan penyebaraan berita hoax yang telah mencemarkan nama baik serta merugikan perusahaan ke Mapolda Metro Jaya.
“First Travel berkomitmen untuk menjalankan bisnisnya dengan tetap memberikan palayanan yang maksimal, profesional dan amanah sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170327first-travel-bantah-telantarkan-jemaah-umroh-di-jakarta_20170327_213200.jpg)