Tanah di Lahan Terminal Terpadu Ditargetkan Selesai

Proses meratakan tanah di sebagian lahan yang akan digunakan untuk pembangunan terminal yang terintegrasi dengan Stasiun KA.

Tanah di Lahan Terminal Terpadu Ditargetkan Selesai
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sebuah alat berat melakukan land clearing atau pemerataan tanah di sebagian lokasi lahan yang direncanakan untuk proyek terminal terpadu Depok, Kamis (23/3/2017). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Setelah diterbitkannya IMB baru atau IMB perpanjangan mega proyek Terminal Terpadu Kota Depok, pengembang sekaligus investor proyek yakni PT Andyka Investa langsung melakukan land clearing atau proses meratakan tanah di sebagian lahan yang akan digunakan untuk pembangunan terminal yang terintegrasi dengan stasiun KA itu.

Sementara sebagian lahan lainnya masih digunakan untuk operasional terminal Depok, sembari menunggu sengketa lahan di Stasiun KA Depok Baru yang akan dijadikan lahan pengalihan untuk terminal sementara jelas.

Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin, menuturkan setelah perpanjangan dan IMB baru terbit 23 Februari lalu, pihaknya langsung melakukan pemerataan tanah atau land clearing di lahan terminal bagian belakang yang sudah ditumbuhi semak belukar.

Pemerataan tanah dilakukan, sejak Rabu (22/3/2017), yang ditargetkan rampung sepekan ke depan atau akhir Maret 2017 ini.

"Jadi April akan kita lanjutkan dengan pemasangan sheet piles atau turap di saluran Kali Cabang Tengah yang melintasi lahan," kata Muttaqin.

Turap itu katanya untuk memperkuat saat lahan nantinya mulai dibangun atau di groundbreaking.

Namun Muttaqin, belum dapat memastikan kapan pemasangan turap dengan sheet pile itu akan selesai dan rampung.

"Yang pasti pengerjaan kami lakukan sembari menunggu proses sengketa lahan Stadebar untuk dijadikan terminal sementara atau pengalihan kendaraan, selesai," katanya.

Sebelumya, IMB proyek Terminal Terpadu dinyatakan kedaluwarsa, karena setelah IMB diterbitkan, sampai 6 bulan kemudian pembangunan proyek oleh pengembang PT Andyka Investa belum juga dimulai, sampai masa tenggang berakhir.

Karenanya, setelah memperoleh IMB baru atau IMB perpanjangan, PT Andyka Investa selaku pemegang IMB proyek langsung memulai pembangunan dengan melakukan land clearing atau pemerataan tanah, di sebagian lahan terminal terpadu yakni yang berada di sisi timur dan berbatasan dengan lahan Stadebar.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved