Masyarakat Diimbau Pilih Alternatif karena Pembangunan DDT Matraman Bikin Lalin Nyaris Lumpuh

Polisi lalu lintas melakukan contraflow dengan mengarahkan sebagian kendaraan masuk ke jalur TransJakarta dari arah Matraman ke Jatinegara.

Masyarakat Diimbau Pilih Alternatif karena Pembangunan DDT Matraman Bikin Lalin Nyaris Lumpuh
Warta Kota/Feryanto Hadi
Keruwetan lalin ditambah lagi dengan putaran di Patung Pinokio dimana kendaraan saling berebut untuk berputar arah maupun masuk ke jalur contra flow. 

WARTA KOTA, JATINEGARA -- Pembangunan jembatan double-double track (DDT) berdampak kepada kemacetan di Jalan Jatinegara barat menuju Matraman, Jakarta Timur, lalu lintas (lalin) nyaris lumpuh.

Polisi lalu lintas melakukan contraflow dengan mengarahkan sebagian kendaraan masuk ke jalur TransJakarta dari arah Matraman ke Jatinegara.

Namun, upaya itu masih belum mampu meredam kemacetan, khususnya pada pagi hari.

Pada Selasa (21/3/2017) atau hari kedua pemberlakuan contraflow, kemacetan mengular hingga Jalan Jatinegara Barat di kawasan Kampung Melayu.

Kendaraan harus berjalan perlahan karena antrean padat di sekitar titik contraflow.

Pengendara bernama Maman (34), pagi itu marah besar dengan kemacetan yang terjadi. Ia takut terlambat sampai ke kantornya.

Namun, setelah tahu adanya pembangunan proyek DDT, marahnya agak mereda.

Ia pun akan memilih mengambil jalan lain pada hari-hari berikutnya untuk menuju ke kantornya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.

"Mau bagaimana lagi. Setiap ada proyek pasti menimbulkan macet. Kita yang harus ngalah dengan ambil jalan lain," ujarnya.

Kemacetan disebabkan karena terjadi penyempitan jalan di bawah jembatan perlintasan kereta api.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved