Polisi Analisa CCTV untuk Ungkap Kasus Dugaan Aborsi Bayi di Hotel Diradja

Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki kasus penemuan jasad bayi yang diduga diaborsi di Hotel Diradja

Polisi Analisa CCTV untuk Ungkap Kasus Dugaan Aborsi Bayi di Hotel Diradja
Kompas.com/sxc.hu/Jorc Navarro
CCTV 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

WARTA KOTA, SENAYAN -- Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan sedang menyelidiki kasus penemuan jasad bayi yang diduga diaborsi di Hotel Diradja, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/3) kemarin.

Bahkan, untuk mengetahui pelaku yang membuang bayi malang itu penyidik sedang mendalami kamera pemantau.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto mengatakan penemuan jasad bayi di Hotel Diradja bukanlah yang pertama.

Diketahui, berdasarkan informasi dari pihak Hotel Diradja, sudah ada tiga bayi yang ditemukan di tempat pembuangan sampah hotel tersebut.

"Sudah lagi kita analisa, sedang kita analisa (CCTV)," kata Budi saat dihubungi di Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Dia mengatakan pengungkapan dugaan aborsi itu menjadi pekerjaan rumah dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

"Iya infonya seperti itu (sudah tiga kali), makanya harus kami ungkap," ucapnya.

Saat ini pihaknya masih menyelidiki apakah ada oknum dokter yang melakukan praktik aborsi di Hotel Diradja.

"Saya belum bisa jawab, bisa jadi (ada dokter aborsi), tapi kan kami harus membuktikan dulu," ujar dia.

Pihak kepolisian pun akan memanggil beberapa saksi dari Hotel Diradja untuk mengungkap kasus tersebut. Karena sudah beberapa kali ditemukan sosok mayat bayi disana.

"Nanti kita panggil orang dari hotel yang berkompeten," ucapnya.(bin)

Penulis:
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved