Begini Dampak Mengerikan Jika Minum Air Mineral Tak Higenis

"Sangat berbahaya jika meminum air mineral yang tidak higenis. Dapat menimbulkan berbagai macam penyakit," ujar Edy

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Andy Pribadi
WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA
Presiden Direktur Aetra Tangerang, Edy Hari Sasono, saat memaparkan mengenai pentingnya air bagi kehidupan orang banyak di Intalasi Air Aetra, Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Senin (20/3/2017). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Andika Panduwinata

WARTA KOTA, TANGERANG - PT Aetra Tangerang memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh tepat pada 20 Mei 2017 ini.

Perusahaan air bersih swasta itu memaparkan mengenai pentingnya air bagi kehidupan orang banyak.

Mulai dari mandi, menyuci, memasak, minum, dan lain - lain. Air yang tak higenis dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan hidup.

Presiden Direktur Aetra Tangerang, Edy Hari Sasono, saat memaparkan mengenai pentingnya air bagi kehidupan orang banyak di Intalasi Air Aetra, Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Senin (20/3/2017).
Presiden Direktur Aetra Tangerang, Edy Hari Sasono, saat memaparkan mengenai pentingnya air bagi kehidupan orang banyak di Intalasi Air Aetra, Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Senin (20/3/2017). (WARTA KOTA/ANDIKA PANDUWINATA)

Presiden Direktur Aetra Tangerang, Edy Hari Sasono mengungkapkan pihaknya dapat memproduksi air bersih sekaligus bisa langsung diminum.

Ia mengklaim bahwa produksi air yang dilakukan Aetra ini bebas dari bakteri.

"Sangat berbahaya jika meminum air mineral yang tidak higenis. Dapat menimbulkan berbagai macam penyakit," ujar Edy saat ditemui para pewarta termasuk Wartakotalive.com di Intalasi Air Aetra, Sepatan, Kabupaten Tangerang pada Senin (20/3/2017).

Edy menuturkan berbagai macam bakteri yang berada di air mineral terkumpul jika tak diproses secara baik. Sehingga tubuh dapat dengan mudah terserang penyakit.

"Ada jangka pendek dan jangka panjang dampaknya," ucapnya.

Jangka pendek dapat menyebabkan diare dan gatal - gatal. Untuk jangka panjang menimbulkan kerusakan organ tubuh dan pengeroposan pada gigi.

"Ini memang sangat bahaya, jadinya pembunuhan bakteri harus benar - benar dilakukan dalam proses produksi air bersih," kata Edy.

Air Aetra dapat langsung dikonsumsi tampa perlu dimasak. Namun teramat kental aroma kaporit pada air tersebut jika diminum.

"Kadar pemberian kaporit sudah kami lakukan sesuai dalam Peraturan Menteri Kesehatan. Tujuannya untuk membunuh bakteri dan kuman. Ini harus higenis sehingga masyarakat aman saat mengkonsumsi," ungkapnya.

Bahkan pihak Aetra dapat memperlihatkan proses produksi terkait air bersih ini. Mereka mengambil bahan baku air dari Sungai Cisadane.

Deru - deru mesin terdengar nyaring dalam proses pengolahan. Beberapa kali dilakukan sistem penyaringan dalam produksinya itu.

"Peralatan kami sudah modern. Mulai dari mesin pompa, filter, hingga sampai pada pipanya. Sehingga kualitas air pun dapat terjaga dengan baik," papar Edy. (dik)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved