Kamis, 23 April 2026

Begini Situasi Jalan Kemayoran Gempol sebelum Pasar Jiung Dibuka

Kemacetan kerap terjadi di persimpangan Jalan Benyamin Suaeb karena kendaraan tidak bisa melewati Jalan Kemayoran Gempol. Mereka terpaksa melewati Jal

Rangga Baskoro
Situasi Jalan Kemayoran Gempol yang lengang sebelum Pasar Jiung dibuka, Kamis (16/3). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Pasar Jiung yang menutup akses Jalan Kemayoran Gempol menjelang sore hari. Para pedagang mengokupansi jalur lalu lintas dan dipakai sebagai transaksi jual beli.

Pantauan Warta Kota di lokasi saat siang hari, Jalan Kemayoran Gempol yang panjangnya kurang lebih 600 meter terpantau sangat lengang.

Jalur selebar kurang lebih 6 meter masih bisa dilalui mobil di kedua arahnya meski sejumlah lapak pedagang terpampang di pinggir jalan.

Namun, sampah-sampah plastik berserakan di pinggir jalan yang menghadap ke aliran Kali Sunter.

Tumpukan sampah itu tak terlihat apabila Pasar Jiung mulai dibuka menjelang sore hari lantaran tertutup oleh tenda-tenda semi permanen para pedagang.

Sebagian tenda semi-permanen milik pedagang masih belum ditata. Tenda yang terbuat dari terpal dan besi-besi penyangga baru akan digelar saat jam 4 sore nanti.

Meski Jalan Kemayoran Gempol siang itu tidak dilalui banyak kendaraan, kondisinya jauh berbeda saat sore hingga malam hari.

Kemacetan kerap terjadi di persimpangan Jalan Benyamin Suaeb karena kendaraan tidak bisa melewati Jalan Kemayoran Gempol. Mereka terpaksa melewati Jalan H Ung. 

Padahal Jalan Kemayoran Gempol merupakan jalur alternatif yang bisa mengurai kemacetan yang terjadi di persimpangan antara Jalan Benyamin Suaeb, Kemayoran Gempol dan H Ung. (m8)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved