Rabu, 8 April 2026

Kalangan Pengusaha Tanya Iklim Usaha di Saat Bertemu Sandi

Iklim usaha dikatakannya akan membaik seiring dengan penciptaan sektor usaha kecil dan menengah lewat program OK OCE.

TRIBUNNEWS/RIZAL BOMANTAMA
Anies Baswedan, Sandiaga Uno, dan Hary Tanoesoedibjo di atas panggung Sport Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (14/3/2017), usai penandatanganan kontrak politik. 

WARTA KOTA, KEBAYORAN BARU -- Pilkada DKI Jakarta secara langsung mempengaruhi iklim usaha, tidak hanya di ibu kota, tapi secara keseluruhan di Nusantara.

Para pengusaha yang tergabung dalam Investor Group (CITIC CLSA) itu pun menanyakan iklim usaha apabila pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno terpilih memimpin ibu kota.

Menjawab pertanyaan para pengusaha, diskusi yang berlangsung secara tertutup itu pun dijawab Sandi dengan tegas.

Iklim usaha dikatakannya akan membaik seiring dengan penciptaan sektor usaha kecil dan menengah lewat program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship).

Sehingga, lanjutnya, seiring dengan penciptaan lapangan pekerjaan, iklim usaha secara makro diyakini akan meningkat.

Dirinya pun akan menerapkan kebijakan yang membantu, bukan hanya usaha kecil, tetapi usaha besar agar dapat merangkul pengusaha kecil dan menjaga stabilitas harga pangan.

Pemodal besar yang selama ini sudah berinvestasi di Jakarta dan di Indonesia melalui sektor real, pasar keuangan dan pasar modal, mereka menanyakan beberapa kebijakan yang selama ini dirasakan tidak berjalan dengan baik, mereka menanyakan apakah dampak yang dirasakan oleh dunia usaha.

"Ada beberapa (pengusaha) minat untuk berinvestasi, saya bilang jangan banyak tunggu setelah 19 April 2017, karena investasi akan aman-aman aja, investasi di Jakarta akan baik-baik saja," jelas Sandi di Meradelima Restaurant Jalan Adityawarman di Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (15/3/2017)

Rasa khawatir yang diungkapkan para pengusaha yakni selama proses pergantian Gubernur DKI Jakarta, dinyatakan Sandi tidak perlu terjadi.

Sebab, kebijakan yang dilahirkan oleh Gubernur DKI Jakarta Petahana akan dilanjutkan, dirinya pun terbuka terhadap investasi yang masuk, bahkan dari negara asing sekalipun.

"Kebijakan-kebijakan yang bagus akan dilanjutkan, sedangkan yang dirasakan kurang akan ditambah, seperti KJP Plus, KJS Plus, OK OCE dan kebijakan yang membantu warga secara keseluruhan. Soal investasi juga begitu, kita terbuka untuk investasi di Jakarta, saya tekankan kita sangat menunggu investasi untuk membuka lapangan pekerjaan. Selama memberikan kemudahan lapangan pekerjaan bagi warga Jakarta, kami terbuka," katanya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved