Kopi Beracun

Banding Ditolak, Jessica Berniat Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung

Otto bersama penasihat hukum Jessica yang lain, berencana mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), setelah pihaknya mengantungi putusan resmi.

Banding Ditolak, Jessica Berniat Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Jessica Kumala Wongso usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10/2016). Hakim memberikan vonis 20 tahun penjara karena Jessica dianggap bersalah dan memenuhi unsur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA, PALMERAH - Otto Hasibuan, ketua tim penasihat hukum terpidana Jessica Kumala Wongso, mengaku belum mengetahui putusan banding yang diajukan pihaknya ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Ia mendengar banding tersebut ditolak oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

"Belum dapat putusannya, tapi dengar-dengar dikuatkan," kata Otto saat dikonfirmasi, Senin (13/3/2017).

Otto bersama penasihat hukum Jessica yang lain, berencana mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), setelah pihaknya mengantungi putusan resmi. Langkah selanjutnya, ia segera menyerahkan memori kasasi ke MA.

"Kita akan ajukan kasasi ke MA. Setelah putusan (banding) dapat. Sampaikan pernyataan kasasi, dalam waktu dua minggu masukkan memori kasasi," imbuhnya.

Sebelumnya, beredar surat terkait putusan banding Jessica yang dikeluarkan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dengan nomor 393/PID/2016/PT.DKI. Surat tersebut menyatakan banding yang diajukan tim penasihat hukum Jessica ditolak.

"Menimbang bahwa karena terdakwa ditahan dan tidak terdapat alasan untuk mengeluarkannya dari tahanan, maka terdakwa harus dinyatakan tetap berada dalam tahanan," begitu potongan kalimat yang tertulis dalam surat.

Jessica dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 27 Oktober 2016. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara. Vonis tersebut sama seperti tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Jessica dinyatakan bersalah lantaran dinilai secara sah terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved