Jakarta Banjir

Atasi Banjir di Kramat Jati, Sisi Kali Baru Dibuat Saluran Gendong

Nantinya, saluran sepanjang 100 meter di sisi sungai utama itu akan menampung sebagian air dari Kali Baru.

Atasi Banjir di Kramat Jati, Sisi Kali Baru Dibuat Saluran Gendong
Warta Kota/Feryanto Hadi
Camat Kramat Jati Eka Darmawan saat ditemui di dekat pintu air Hex di RW 01 Kelurahan Tengah., Kamis (9/3/2017). 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI -- Imbas dari seringnya Kali Baru meluap dan membanjiri perkampungan warga serta Jalan Raya Bogor di kawasan Hex, Kramat Jati, Jakarta Timur, Camat Kramat Jati Eka Darmawan akan membangun saluran gendong di dekat pintu air Hex di RW 01 Kelurahan Tengah.

"Pelaksananya nanti dari Sudin Sumber Daya Air Jakarta Timur. Ini sudah mulai dikerjakan," kata Eka ditemui di lokasi, Kamis (9/3/2017).

Saluran gendong dalam artian lain yakni saluran yang dibuat berlawanan arus dengan aliran air Kali Baru.

Nantinya, saluran sepanjang 100 meter di sisi sungai utama itu akan menampung sebagian air dari Kali Baru.

Saluran itu akan dibuatkan crossing melintasi Jalan Raya Bogor menuju Kali Cipinang yang berada di wilayah Kecamatan Ciracas.

"Tujuannya untuk mengurangi debit air di Kali Baru. Seperti kita tahu, saat hujan, jumlah debit air sudah tidak bisa ditampung di sungai sehingga membuat kawasan sekitar banjir termasuk airnya juga meluap ke Jalan Raya Bogor hingga membuat lalin macet," urainya.

Eka memastikan tahun ini saluran gendong beserta crossing di bawah Jalan Raya Bogor bisa selesai.

Selain membuang air Kali Baru ke Kali Cipinang, Eka mengatakan pihaknya juga sudah mengusulkan pembuatan crossing serupa di wilayah lain aliran Kali Baru, yakni di depan PGC Cililitan untuk mengurangi volume air Kali Baru ke Kali Ciliwung.

"Kalau sekarang kan crossingnya lurus diarahkan ke Kali Item. Harusnya diarahkan langsung ke Kali Ciliwung dan crossingannya jangan lurus begitu namun dibuat sejajar dengan aliran Ciliwung," imbuh Eka.

Sementara itu, tanggul jebol di Kali Item di RT 13/05, Cililitan, Kramat Jati pada Kamis sudah mulai diperbaiki. Sejumlah personil dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jaktim mulai membuat tanggul baru.

"Kalau hanya ditangani begitu saja, maka usia tanggul tidak akan lama karena dihantam terus deras air dari crossingan Kali Baru. Saya juga heran dulu kenapa dulu pembuatan crossingnya begitu," terangnya.

Namun Eka mengapresiasi upaya dari Sudin SDA dalam melakukan penanganan tanggul dan bronjong yang rontok meskipun hal itu dilakukan setelah sejumlah media masaa memberitakannya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved