Breaking News:

Tempat Stasiun Televisi Siaran Di PN Jakpus Jadi Tempat Melayani Pengaduan Masyarakat

Semua perkara yang digelar tak lagi bisa disiarkan secara live karena lebih banyak menghasilkan keburukan di mata publik.

Editor: Gede Moenanto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ruangan tersebut tak lagi bisa dipakai sebagai lokasi siaran lantaran, saat ini, sudah menjadi tempat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang dipakai untuk melayani pengaduan masyarakat. 

WARTA KOTA, KEMAYORAN -- Ketika persidangan perkara kopi sianida dengan tersangka Jessica Kumala Wongso bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, banyak stasiun televisi yang menyiarkannya secara live.

Bahkan, lokasi yang dahulu tidak terpakai tepat di sebelah ruangan Mr Koesoemah Atmadja 2, kerap digunakan awak media TV untuk melakukan interview bersama sejumlah narasumber.

Namun, kini, ruangan tersebut tak lagi bisa dipakai sebagai lokasi siaran lantaran, saat ini, sudah menjadi tempat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), yang dipakai untuk melayani pengaduan masyarakat.

Pantauan Warta Kota, ruangan seluas kurang lebih 30 meter persegi tersebut sudah ditata sedemikian rupa.

Berjejer sejumlah kursi panjang sebagai tempat masyarakat menunggu antrean.

Tampak pula meja panjang yang dipakai pihak PN Jakpus untuk melayani masyarakat.

Tidak ada lagi tempat tersedia bagi awak media TV untuk melakukan wawancara di dalam gedung PN Jakpus.

Sementara itu, persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan KTP Elektronik akan digelar esok hari. Otoritas PN Tipikor Jakarta melarang persidangan ditampilkan secara live.

Kebijakan tersebut ditetapkan pihak PN Jakpus setelah berkaca pada persidangan perkara kopi sianida yang dianggapnya mengganggu kepentingan umum.

Semua perkara yang digelar tak lagi bisa disiarkan secara live karena lebih banyak menghasilkan keburukan di mata publik.  (Rangga Baskoro)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved