Bronjong yang Longsor Baru Enam Bulan Dipasang

Musibah longsornya bronjong di tebing setinggi 25 meter di RT 04/11 Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Sabtu dini hari lalu membuat warga cemas.

Bronjong yang Longsor Baru Enam Bulan Dipasang
Warta Kota/Feryanto Hadi
Bangunan di atas tebing yang berbatasan langsung dengan area Sungai Ciliwung, Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur, yang rawan longsor. 

WARTA KOTA, PASAR REBO - Musibah longsornya bronjong di tebing setinggi 25 meter di kawasan RT 04/11 Kelurahan Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Sabtu dini hari lalu membuat warga cemas.

Pasalnya, di lokasi sama longsor sudah beberapa kali terjadi.

"Ini untuk kesekian kalinya. Kami warga jadi ngeri saja kalau lihat longsoran seperti itu," kata Nima (54) yang rumahnya berada tak jauh dari lokasi longsor ditemui pada Selasa (7/3/2017).

Lurah Gedong, Eko Kusdariyati ditemui di hari yang sama bilang bahwa bronjong yang longsor itu dibuat pada Oktober 2016.

"Itu usianya masih baru. Saat itu kawasan itu longsor pada April. Pemkot Jaktim sudah meminta sejumlah rumah di tebing agar menjual tanahnya. Tapi mereka justru bertahan. Malah minta harga tinggi Rp10 juta per meter," katanya.

Akibat terhambatnya negosiasi, warga lain mendesak pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) agar segera melalukan penanganan pada lokasi longsor.

"Akhirnya dibuatlah bronjong itu tanpa dengan pondasi kuat. Kondisi tanah yang lentur ditambah terus tergerus aliran Ciliwung membuat bronjong kembali longsor," jelasnya.

Eko bilang sebenarnya pihak BBWSCC sudah mengantongi disain jembatan yang longsor itu. Namun ia tidak tahu kapan rencana pembangunan jembatan itu dilaksanakan.

"Kami juga masih dalam menunggu kabar kapan tebing longsor itu akan ditangani," jelasnya.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved