Tawuran
Camat Tebet Bingung, Ikrar Damai Sudah Dilakukan tapi Masih Terus Terjadi
Camat Tebet, Mahludin mengaku bingung dengan aksi tawuran yang terjadi antara warga Jalan Tambak dan Jalan Manggarai. Karena aksi brutal itu kerap ter
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo
WARTA KOTA, SEMANGGI -- Camat Tebet, Mahludin mengaku bingung dengan aksi tawuran yang terjadi antara warga Jalan Tambak dan Jalan Manggarai. Karena aksi brutal itu kerap terjadi di wilayah tersebut.
Apalagi segala upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan untuk menanggulangi kasus tawuran tersebut.
"Ngga tahu apa yang mereka perebutkan antara tambak Menteng dan RW 04 Manggarai," ucap Mahludin saat dihubungi, Senin (6/3).
Beredar isu pemicu aksi tawuran adalah masuknya peredaran narkoba. Apalagi, sebelum tawuran diawali dengan petasan yang diledakan setiap kali menjelang aksi brutal tersebut. "(masuk narkoba-red) belum tahu saya kalau itu," singkat dia.
Antisipasi aksi tawuran supaya tidak terjadi, kata dia, sudah dilakukan aparatnya. Seperti ikrar perdamaian yang dilakukan oleh warga. Namun, hasilnya selalu nihil.
"Proses hukum akan terus dilakukan jika ada warga yang melanggar hukum
akan dipidana," tutur dia.
Dampak dari tawuran yang terjadi antara warga Tambak, Jakarta Pusat, dan Manggarai, Jakarta Selatan, Minggu (5/3), dua orang tewas.
Kedua korban yang masih berstatus sebagai pelajar itu tewas diduga karena menghirup asap tembakan gas air mata dan senjata tajam.
Sebelumnya, tawuran warga pecah pada sekitar pukul 17.45 WIB. Kejadian itu bukanlah untuk pertama kalinya.
Melainkan, aksi tawuran antara warga Jalan Tambak dan Jalan Manggarai sudah kerap terjadi.
Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta mengatakan salah seorang korban tewas diduga karena menghirup tembakan gas air mata. Sedangkan, satu orang lainnya, karena senjata tajam yang masih diselidiki aparat kepolisian.
Korban tewas, kata dia, diidentifikasi bernama Sutan Rafi Hakim Lubis (16) dan Fikri Fadhlur Firmansyah (21). Keduanya merupakan warga Manggarai, Jakarta Selatan. Korban meninggal dunia ada dua orang. Langsung dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk diautopsi.
"Satu korban meninggal kata menghirup tembakan gas air mata. Karena berdasarkan keterangan keluarga memang korban memiliki penyakit paru-paru. Sedangkan satu lagi dengan senjata yang kami masih selidiki," kata Purwanta saat dihubungi di Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (6/3).
Tak hanya itu, lima korban lainnya juga terluka dalam bentrokan tersebut. Kelima korban masih menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur dan RS Persahabatan.
"Pemicu tawuran masih diselidiki Polsek Tebet," tuturnya.
Ketika ditanya soal motif dari tawuran itu, kata dia, pihaknya masih mendalaminya. Apalagi banyak pendapat dari warga yang mengatakan bahwa tawuran dipicu adanya narkoba yang akan masuk ke dalam kawasan Manggarai.
"Barang bukti narkobanya belum ada yang narkoba," ucapnya.(bin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150415camat-tebet-sulit-bedakan-kos-esek-esek2.jpg)