Pilkada Banten

Pengacara Rano Karno Bikin Kuasa Hukum Ratu Atut Geram, Ini Penyebabnya

Tubagus Sukatma, kuasa hukum mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, tersulut emosi saat dibilang memfitnah Rano Karno.

Pengacara Rano Karno Bikin Kuasa Hukum Ratu Atut Geram, Ini Penyebabnya
facebook.com
TB Sukatma, pengacara Ratu Atut Chosiyah

WARTA KOTA, TANGERANG - Tubagus Sukatma, kuasa hukum mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, tersulut emosi saat dibilang memfitnah Rano Karno.

Sukatma mengatakan,  nama Rano disebut menerima uang hasil korupsi Ratu Atut, sesuai uraian dakwaan.

Bahkan, menurut Sukatma, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo sempat wanti-wanti menjelang genderang Pemilihan Gubernur Banten periode 2017-2022. Agus mengungkapkan pihaknya tengah membidik kasus korupsi setelah proses Pilkada Banten ini selesai.

"Fitnah itu bukan level saya. Saya sebagai advokat bicara ada dasar dan buktinya," ujar Sukatma kepada Warta Kota, Minggu (5/3/2017).

Sukatma geram dengan sikap kuasa hukum Rano Karno, Badrul Munir. Badrul beberapa hari yang lalu menyatakan bahwa manuver Sukatma adalah bentuk kepanikan yang dilakukan untuk mengalihkan isu seputar gugatan Pilkada Banten di Mahkamah Konstitusi (MK).

Kubu Rano Karno-Embay Mulya mendaftarkan gugatan hasil Pilgub Banten ke MK. Rano-Embay kalah dalam perolehan suara dengan pesaingnya, Wahidin Halim-Andika Hazrumy, dalam pertarungan Pilkada Banten.

"Bagi sebagian orang, mencari makan dari memfitnah orang lain itu ternyata halal," kata Badrul tanpa menjelaskan kepada siapa pernyataan itu ditujukan.

Sukatma pun protes keras atas pernyataan kuasa hukum Rano Karno tersebut.

"Fakta mengenai keterlibatan Rano ada pada dakwaan Ratu Atut dalam perkara Alkes yang akan disidangkan," ungkap Sukatma.

"Kok saya dibilang memfitnah? Fitnah itu disampaikan dengan tanpa bukti dan menyerang seseorang. Sedangkan saya orang profesional bicara selalu dengan bukti," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved