5 Detik dan Rasa Rindu, Puisi Prilly Latuconsina Dipuji Raditya Dika
Ini sebenarnya buku yang dadakan jadi dan enggak direncanain. Nulis puisi itu aku tulis dari diary sejak SMP sampai saat ini
WARTA KOTA, MATRAMAN - Bintang film dan penyanyi Prilly Latuconsina (20) meluncurkan buku puisi yang berjudul '5 Detik dan Rasa Rindu', di Toko Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Minggu (5/3/2017).
Prilly mengaku, karya baru berbentuk puisi yang ia luncurkan itu hasil tulisannya sendiri, dengan berasal dari pengalaman pribadi sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga saat ini.
"Ini sebenarnya buku yang dadakan jadi dan enggak direncanain. Nulis puisi itu aku tulis dari diary sejak SMP sampai saat ini," kata Prilly Latuconsina.
Karya puisi yang ia tulis itu rupanya menimbul ketertarikan dari penerbit buku. Sehingga, karya sastra berbentuk puisi itu diterbitkan olehnya.
"Pas ditawarin 'mau dijadiin buku gak?'. Aku sempat nolak, karena aku tau resikonya. Karena di diary aku ada curahatan aku yang dari temen juga. Takutnya pada nebar kehebohan sendiri," ucapnya.
Awalnya tidak mau curahan hatinya diterbitkan, lambat laun Prilly mulai luluh. Karya curahan hatinya diterbitkan karena ia menganggap sebuah karya tidak boleh ditutup-tutupi.
"Jadi memang tidak bisa ditutupin sebuah karya. Karena karya itu harus disalurkan," ungkapnya.
"Aku juga dapat nasehat, sebagai generasi muda jadi aku yang harus melestarikan puisi. Jadi diterbitkan deh," sambungnya.
Rupanya karya sastra puisi Prilly mendapat dukungan dari Raditya Dika (32), penulis, komika, dan bintang film yang dikabarkan dekat dengan mantan duet Aliando Syarief itu.
Prilly mengaku, 5 Detik dan Rasa Rindu mendapat pujian dari Raditya Dika sehingga ia semakin semangat meluncurkan karyanya.
"Ka Radit sih yang komennya lucu, komennya dia kayak pusi Prilly itu penuh kontradiksi. Terus katanya puisi aku tuh sederhana, tapi indah, manis dan tapi getir, membuat mulutku luber pujian," jelasnya.
Tidak hanya Radit, 5 Detik dan Rasa Rindu juga mendapat pujian dari komedia dan bintang film Soleh Solihun, yang menganggap buku puisi Prilly sangat lah romantis.
"Terus komen dari kak Soleh teman-teman aku gak nyangka sih, ternyata aku punya sisi puitis romantis," tuturnya.
Lanjut Prilly, ia mengaku dirinya sangat lah cuek dan baru memiliki satu mantan kekasih selama hidupnya. Namun, ia dinilai memiliki nilai melankolis dan romantis dalam karyanya.
"Terus teman-teman komen, lu ternyata sebaper dan semelankolis ini ya pantesan cengeng," ujar Prilly Latuconsina. (Arie Puji Waluyo)