Pencuri Sepeda Motor Nyaris Jadi Korban Amuk Massa

Saat dikejar warga, pelaku AW mengayunkan pisau miliknya agar lolos dari jeratan massa yang mengejar dia.

Pencuri Sepeda Motor Nyaris Jadi Korban Amuk Massa
The Coverage
Ilustrasi. Begal mengganas dan beraksi dengan senjata tajam. 
WARTA KOTA, BEKASI -- ‎Satu dari dua pencuri sepeda motor ditangkap warga di Kota Bekasi pada Jumat (3/3/2017) siang.
Pelaku, Syahidin (33) nyaris diamuk massa yang kesal dengan ulahnya karena telah berusaha mencuri motor warga setempat.
Sementara pelaku lainnya, AW (25) masih diburu polisi.
Kasus pencurian dengan pemberatan ini terjadi di parkiran minimarket di Jalan Raya Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.
Saat itu, Apip Hidayatullah (22) sedang memarkikan sepeda motornya Kawasaki Ninja R bernopol B 4980 FDR di lokasi karena sedang berbelanja di minimarket.
Di meja kasir, Apip melihat tayangan langsung kamera CCTV yang mengarah ke luar, bahwa sepeda motornya sedang dibobol pria yang tidak dikenal.
Apip bergegas keluar minimarket dan berteriak meminta bantuan.
"Para pelaku kemudian panik dan berusaha melarikan diri," ujar Kapolsek Bekasi Timur Komisaris Susgarwanto pada Jumat (3/3/2017).
Mendengar teriakan korban, Syahidin berlari ke arah temannya AW yang sudah menunggunya di atas sepeda motor Honda Beat B 3609 FHT.
Sayangnya, AW justru meninggalkan rekannya, hingga Syahidin berhasil diamankan warga.
Saat memacu kendaraannya, Aiptu Dwinanto, anggota buser Polsek Bekasi Timur yang kebetulan ada di lokasi langsung mendorong sepeda motornya hingga AW terjatuh.
AW kembali bangkit dan berlari ke pemukiman warga sekitar.
"Saat dikejar warga, pelaku AW mengayunkan pisau miliknya agar lolos dari jeratan massa," katanya.
Takut terkena luka bacok, warga akhirnya membiarkan AW melarikan diri.
Sementara Aiptu Dwinanto berusaha mengamankan Syahidin dari amukan massa yang kesal dengan ulahnya.
"Pelaku Syahidin kemudian dibawa ke kantor untuk dimintai keterangannya," jelasnya.
Sementara itu, ‎Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur AKP Kasran menambahkan, berdasarkan hasil identifikasi sementara, pelaku berhasil membobol rumah kunci sepeda motor korban.
Bahkan, kata dia, letter T masih menempel di rumah kunci motor korban.
"Kepada petugas, mereka telah berkali-kali mencuri sepeda motor di wilayah Rawalumbu," jelas Kasran.
Menurut Kasran, sebelum beraksi biasanya mereka keliling menggunakan sepeda motor ke pemukiman warga.
Aksinya dilakukan secara spontan, ketika situasi mendukung untuk melakukan pencurian.
"Mereka berbagi peran, pelaku Syahidin bertugas sebagai eksekutor, sedangkan AW sebagai joki," katanya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved